KSAL Apresiasi Penerbang "Rajawali Laut Flight" di HUT Ke-79 TNI

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Penerbangan TNI AL (Danpuspenerbal) Laksamana Muda Sisyani Jaffar menyampaikan apresiasi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali kepada tim Rajawali Laut Flight yang berhasil melakukan demo udara, pada puncak perayaan HUT ke-79 TNI.
"KSAL mengucapkan "Bravo Zulu" kepada tim Rajawali Laut Flight (RaLF) Puspenerbal yang telah tampil prima dan memukau di peringatan puncak HUT ke-79 TNl yang digelar di Monas, Jakarta, pada Sabtu (5/10) lalu," ujar Sisyani dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Selasa (8/10).
Menurutnya, para penerbang Puspenerbal telah membuktikan mampu tampil dengan baik dan memuaskan di berbagai kegiatan kancah nasional dan internasional, seperti di HUT ke-79 TNl AL, Bali Internasional Airshow, penyematan brevet Hiu Kencana kepada Presiden Rl, dan dalam HUT ke-79 TNl beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Dua Anggota KKB Ditangkap Bertepatan dengan HUT ke-79 TNI
"Sangat wajar dan luar biasa, bila tim Rajawali Laut Flight menjadi kebanggaan TNl AL, TNl, dan nasional serta mendapatkan "Bravo Zulu" dan apresiasi dari KSAL, Panglima TNI, menhan, dan presiden," kata Sisyani.

Adapun para penerbang TNI AL yang tergabung dalam Rajawali Laut Flight mengawaki lima pesawat Beechcraft G-36 Bonanza yang tampil beda di HUT ke-79 TNI di Monas. Sebelumnya, pesawat fixed wing itu bewarna abu-abu dengan siluet kuning saat mengikuti gelaran Bali International Airshow, pada September lalu.
Komandan Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda Letkol Laut (P) Erich Yuliontirta mengatakan pengerjaan pewarnaan pesawat dilakukan di Jakarta.
Baca Juga: Resmi Perkuat Satuan Kapal Patroli Lantamal V, KRI Butana-878 Tiba di Surabaya
"Pengerjaan dihandle langsung oleh prajurit Murai Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal sendiri," kata Erich.
Sementara itu Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah mengatakan, wajah baru sejumlah pesawat Bonanza untul Rajawali Laut Flight ini sebagai bentuk harapan yang baru menghadapi masa mendatang.
Saat perayaan HUT ke-79 TNI, Beechcraft G-36 Bonanza itu tampil dengan warna biru serta siluet Rajawali bewarna kuning. Terlihat kelima pesawat mengudara dengan membentuk berbagai macam manuver dalam formasi yang indah. Mereka membelah langit Jakarta, dan menari indah tepat di atas Monas. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































