KSAL Ali Berencana Perkuat Kekuatan di Laut Natuna

Jakarta, IDM - Langkah prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, pada awal 2023 berencana menambah kekuatan prajurit di Laut Natuna, Kepualau Riau (Kepri) yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan oleh ancaman di laut.
"Saya akan meneruskan visi dan misi pak Yudo Margono. Tidak ada yang berubah, mungkin hanya akan ada beberapa perkuatan (prajurit di Natuna) seperti yang tadi disampaikan," ujar Ali usai serah terima jabatan (sertijab) di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Kamis (29/12).
Di kesempatan yang sama, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan dirinya kini bisa fokus melaksanakan tugas pertama sebagai orang nomor satu di tubuh TNI, yakni meninjau sejumlah daerah rawan, seperti Aceh, Laut Natuna (Laut Cina Selatan), dan Papua.
"Tentunya, nanti kesempatan pertama akan kita tinjau yang kemarin sudah saya sampaikan, daerah-daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus beserta dengan tiga kepala staf," ungkap Yudo.
Ia menilai, kerawanan atau ancaman justru terjadi pada masa damai seperti saat ini. Oleh karena itu, Yudo juga berencana mengevaluasi strategi atau operasi di sejumlah daerah rawan, termasuk di 10 perbatasan laut dan dua perbatasan darat.
Baca: Yudo Margono Serahkan Tongkat Kepemimpinan KSAL ke Laksamana TNI Muhammad Ali
"Untuk Natuna, nanti yang akan kita tambah (prajurit). Kalau yang lain, saya kira selama ini sudah terlaksana dengan baik, tidak perlu penambahan. Mungkin Natuna yang akan ada penambahan," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































