KSAL Ali Beberkan Empat Program Prioritas TNI AL

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, menyampaikan empat program prioritas TNI AL selama masa jabatannya berlangsung.
Sebagai prioritas pertama, Ali akan menempatkan prajurit TNI sebagai poros utama organisasi. "Prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya," kata Ali dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (31/12).
Program prioritas kedua, Ali meminta pemenuhan kebutuhan akan alutsista TNI AL. Hal ini sebagai upaya mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi.
"Modernisasi dan pemeliharaan serta perawatan alutsista harus memiliki hasil nyata, yakni alutsista yang siap dioperasionalkan dan siap digelar sesuai kebutuhan operasi," jelasnya.
Program prioritas ketiga, Ali menekankan pentingnya peningkatan fasilitas pangkalan dan sarana maupun prasarana yang dapat menunjang operasi serta tugas-tugas TNI AL.
"Peningkatan fasilitas maupun sarana dan prasarana juga perlu bagi operasi perbatasan serta menunjang validasi organisasi, di mana ada beberapa satuan baru dan yang direlokasi sarprasnya belum memadai," kata Ali.
Baca: Panglima TNI Harap Doktrin AL Jadi Dasar Menggapai Poros Maritim Dunia
Program prioritas keempat, Ali menyinggung kesiapan manajemen operasi dan sistem dukungan logistik dalam mencapai keberhasilan operasi maupun pencapaian tugas-tugas TNI AL.
"Diperlukan penataan terhadap manajemen operasi yang diikuti dengan evaluasi sesuai dengan tahapannya, untuk menentukan strategi yang tepat serta efektif," pungkasnya. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































