KSAD Tinjau Pembangunan Rumah Sakit Tentara Dr. Reksodiwiryo di Padang

Padang, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengunjungi pembangunan Rumah Sakit Tentara (RST) TK III Dr. Reksodiwiryo yang berlokasi di wilayah Korem 032/Wirabraja, Padang, Sumatera Barat, Jumat (19/5).
Didampingi Ketua Umum Persit KCK Rahma Dudung Abdurachman, Aspers dan Aster KSAD, Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin serta Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Rayen Obersyl, KSAD berkeliling kompleks Rumah Sakit Tentara yang berdiri di kawasan cagar budaya, karena bangunan tersebut merupakan peninggalan zaman Belanda. Nama rumah sakit ini berasal dari nama seorang dokter pejuang kemerdekaan Indonesia.
Pembangunan RST TK III Dr. Reksodiwiryo yang didirikan pada tahun 1878 ini, dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat umum. Khususnya dari segi peningkatan fasilitas layanan kesehatan, serta kenyamanan pasien yang berobat.
Baca Juga: Kerahkan Sejumlah Pesawat Tempur, Penerbang Lanud Iswahjudi Asah Kemampuan Air to Ground
Bangunan dua lantai dengan total luas 2444 M² merupakan pembangunan baru yang akan memiliki 45 ruang rawat inap, ruangan ICU, ruangan MRI, ruang perawat, ruang mekanik serta lokasi parkir. Rencana penyelesaian pembangunan RST TK III Reksodiwiryo ini pada bulan Juli 2023. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































