KSAD Tinjau Implementasi Tujuh Perintah Hariannya di Wilayah Kodam V/Brawijaya

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau secara langsung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh satuan jajaran Kodam V/Brawijaya di wilayah Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Kamis, (1/9).
"Tinjauan ini adalah implementasi dari Tujuh Perintah Harian yang dikeluarkan saat awal saya bertugas sebagai KSAD sebagai pedoman bagi prajurit TNI AD dimanapun bertugas," kata Dudung.
Tinjauan diawali Dudung dari pelayanan kesehatan untuk menurunkan jumlah anak stunting yang digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro Kabupaten Gresik.
Dudung pun mengukuhkan para pejabat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Gresik sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting Gresik.
"Ini harapan dari Presiden Republik Indonesia agar anak-anak stunting semakin ditekan jumlahnya sampai di bawah 14 persen. Semoga keterlibatan para stakeholder secara terstruktur dan terukur dari para para pejabat dapat menurunkan angka stunting di Gresik,” jelas Dudung.
Selanjutnya Dudung meninjau Kampung Pancasila di Desa Sukorame. Ia menceritakan bahwa Kampung Pancasila diprakarsai olehnya saat menjabat sebagai Pangdam Jaya/Jayakarta, dengan latar belakang adanya pihak-pihak yang mencoba mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
Ditegaskannya, hanya Pancasila yang mampu memperkuat serta menjaga persatuan dan kesatuan dari pengaruh serta gangguan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut.
"Dengan dicanangkannya Desa Sukorame sebagai Kampung Pancasila dapat meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia kepada bangsanya, serta menjadi projek percontohan bagi desa-desa lainnya bukan saja di Kabupaten Gresik ataupun Jawa Timur, tetapi di seluruh penjuru Nusantara," harap Dudung.
Peninjauan Dudung diakhiri dengan mendatangi lokasi ketahananan pangan di Desa Tulung Kecamatan Kedamean dan berkesempatan melakukan panen kacang hijau dan penanaman jagung.
Dikatakannya, untuk membantu pemerintah dalam mengatasi kesulitan masyarakat, satuan TNI AD memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk dijadikan lahan produktif dengan ditanami padi, jagung, umbi-umbian dan lain-lain. Selain itu, TNI AD juga menggelar program TNI AD Manunggal Air untuk membantu kesulitan masyarakat akan air bersih. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































