KSAD Terima Kunjungan Kehormatan Dubes Republik Ceko

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Ceko, Y.M. Jaroslav Dolecek, bertempat di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis, (27/1).
Kedatangan Y.M. Jaroslav Dolecek didampingi Asisten Kedubes Ceko di Mabesad disambut hangat oleh Dudung beserta para Asisten KSAD dengan sebelumnya diawali dengan menerima jajar kehormatan.

Adapun tujuan dari kunjungan Duta Besar Republik Ceko ke Mabesad yaitu dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral di bidang militer antara kedua negara, seperti dalam hal Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dan peralatan serta kegiatan latihan bersama antara Angkatan Darat Republik Ceko dengan TNI AD.
Selain itu, Dudung berharap ada kerja sama lain yang bisa dilaksanakan oleh kedua negara seperti dalam bidang pendidikan yaitu pertukaran taruna dan perwira, maupun bidang penelitian dan pengembangan lainnya.
Atas harapan dan keinginan orang nomor satu di Angkata Darat tersebut, Y.M. Jaroslav Dolocek langsung merespons dengan sangat antusias dan meminta agar staf terkait dapat merencanakan program pendidikan yang cocok dilaksanakan oleh kedua negara. (nhn)
Hankam

Tindaklanjuti Instruksi Presiden, TNI Kembali Kerahkan Tim Penyuluh Karhutla ke Sumatra dan Kalimantan
TNI mengerahkan 289 personel Seskoad ke Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan untuk memperkuat edukasi preventif dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































