KSAD Terima Athan Singapura Bahas Bantuan Alkes

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan Atase Pertahanan (Athan) Singapura C.K. Lim di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Rabu (25/8).
Kedatangan Lim ini guna membicarakan rencana terkait bantuan alat kesehatan (alkes) dari Singapura yang akan diberikan kepada Indonesia Melalui TNI Angkatan Darat dalam upaya bersama penanganan kasus Covid-19.
"Jadi kami telah berdiskusi dengan Kementerian Pertahanan Singapura tentang ini. Saya dengar dari TNI AD, AL, AU akan membuat rumah sakit lapangan, jadi sudah perlu ini (alkes) bantuan. Jadi untuk Singapura, kami bisa tahu lebih dalam apa saja yang dibutuhkan. Kalau dari Kementerian Pertahanan kami, bisa kami akan berusaha untuk cari alatnya,” ujar Kim.
Bantuan ini akan diberikan melalui Kementerian Pertahanan Singapura kepada TNI Angkatan Darat untuk mendukung suplai alat kesehatan yang digunakan di beberapa rumah sakit TNI AD dan rumah sakit lapangan (rumkitlap) yang menangani Covid-19.
KSAD Jenderal TNI Andika mengapresiasi bantuan alat kesehatan dari Singapura ini. Meskipun saat ini kondisi kasus Covid-19 di Indonesia disinyalir mengalami penurunan, namun suplai obat-obatan dan fasilitas lain tentu masih sangat dibutuhkan. Kebutuhan akan ruangan ICU menjadi focus dari KSAD, mengingat tingkat okupansi ruangan ICU di Indonesia masih sangat tinggi, maka dari itu, ventilator dan oksigen adalah alat yang sangat perlu dan dibutuhkan.
“Jadi secara umum, untuk konfirmasi kasus itu sudah agak menurun walaupun belum turun, flat juga belum, tetapi justru yang dibutuhkan adalah untuk yang itu ICU tadi, oleh karena itu memang yang dibutuhkan adalah suplai dan segala sesuatu untuk pasien gejala berat tadi, nah betul, untuk ICU kita butuhkan ventilator,” jelas KSAD.
Rencananya bantuan alat kesehatan ini akan diberikan dengan menunggu daftar kebutuhan alkes yang kemudian akan masuk dalam daftar di Kementerian Pertahanan Singapura, untuk selanjutnya bantuan tersebut akan dibawa dengan menggunakan kapal milik TNI Angkatan Darat. (nhn/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































