KSAD: Singapura Biayai Prajurit TNI AD Belajar MBG

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut negara Singapura membiayai prajurit TNI AD pelatihan tentang manajemen makanan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Jadi gini, kita ada kerja sama antar negara, jadi yang dominan adalah komunikasi. Materinya apa itu sebenarnya nomor dua, nomor tiga. Nah, kami berpikir bagaimana caranya, belajarlah di Singapura. Itu semua difasilitasi oleh Singapura, mereka yang biayai," kata Maruli di Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (28/10).
Baca Juga: KSAD Resmikan Rusun untuk Prajurit, Punya Fasilitas Kamar Mandi Difabel
Menurut Maruli nantinya hasil pembelajaran di Singapura akan diterapkan untuk mengelola dapur.
"Mudah-mudahan ini jadi pengalaman mereka untuk mengelola dapur walaupun sebenarnya tugas kami tidak mengelola dapur, kami hanya memfasilitasi supaya BGN berjalan," jelas Maruli.
Untuk diketahui, TNI AD mengirim 34 personel mengikuti Institutional Food Management Training atau Pelatihan Manajemen Makanan Institusional di Army Combat Service Support Command (CSSCOM), Singapura beberapa waktu lalu.
Baca Juga: KSAD Beberkan Alasan Zeni TNI AD Siap Dikirim ke Gaza
Dalam latihan tersebut para peserta belajar memperdalam manajemen penyediaan makanan bergizi di institusi militer dengan standar internasional, mulai dari perencanaan menu, pengelolaan dapur, keamanan pangan, hingga distribusi makanan. Materi pelatihan mencakup empat pilar utama, yaitu food preparation, food safety, food nutrition, dan food technology, serta kunjungan ke fasilitas pengolahan makanan militer dan komersial di Singapura.
Program pelatihan itu akan dibagi dalam dua tingkat, yakni Masterclass untuk Perwira Menengah (Pamen) dan Qualification Training untuk Perwira Pertama dan Bintara. Para peserta juga akan melakukan kunjungan industri ke SATS Catering Centre dan SATS Innovation Hub guna mempelajari teknologi serta inovasi terkini di bidang penyajian makanan bergizi. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































