KSAD Sebut Ujung Tombak TNI AD Ada di Dansatkowil

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut Komandan Satuan Kewilayahan (Dansatkowil) adalah ujung tombak TNI AD.
Karena hal ini, ia meminta Dansatkowil harus mampu membangun komunikasi, kolaborasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, kementerian dan lembaga, serta seluruh komponen bangsa.
Baca Juga: TNI AD Lantik 265 Prajurit Perempuan dan Ahli Siber
"Dansatkowil satuan masing-masing harus memperkuat pembinaan teritorial, menjaga stabilitas wilayah, serta meningkatkan kontribusi TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional," kata Maruli di dalam amanatnya di pembekalan Apel Dansatkowil TNI AD Terpusat Tahun 2026 di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdikarmed), Cimahi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut amanat yang disampaikan lewat Wakil KSAD, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa agar terus mengembangkan inovasi dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui berbagai program unggulan TNI AD yang dilaksanakan secara tepat sasaran, akuntabel, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Sambut HUT Ke-81 RI dan TNI, Pangkormar Gembleng Kesiapan Prajurit Marinir
Apel Dansatkowil TNI AD Tahun 2026 diikuti lebih dari 400 peserta. Diharapkan dengan kegiatan ini semakin memperkuat kualitas kepemimpinan para komandan kewilayahan sehingga mampu menghadirkan satuan yang profesional, adaptif, serta selalu hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































