KSAD Sebut Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut jika sejak awal Angkatan Darat aktif dalam mendukung program prioritas yaitu, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikan oleh Maruli usai acara Rapim TNI AD yang digelar di Balai Kartini, Jakarta pada Senin (3/2).
“Sudah mendukung, jadi kami sudah menyiapkan lahan, pembangunan dapur, bagaimana berkoordinasi mencari data anak sekolah, mencari data ibu hamil, bagaimana mendistribusinya dengan apa yang kami miliki. Itu sudah sekarang tuh kalau tidak salah 240-an yang sudah berjalan. Itu hampir di semua titik kami aktif,” jelas Maruli.
Baca Juga: KSAD: Prabowo Minta Setiap Kodam Harus Punya Batalyon Kesehatan
Maruli menambahkan, salah satu titik yang saat ini aktif dilakukan berada di wilayah Papua. Meski begitu, ia juga mengakui bahwa dalam prosesnya terdapat beberapa kekurangan.
“Saya kira kira ini sudah sangat luar biasa bisa diselenggarakan di 200 sekian titik dalam waktu 3 bulan,” ungkap Maruli.
Bersama jajarannya, Maruli akan terus mengupayakan secara maksimal membantu program prioritas pemerintahan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Kapal Induk Prancis Charles De Gaulle Berangkat dari Lombok ke Singapura
Maruli berharap dengan adanya pengaruh Badan Bergizi dapat membuat ekonomi di daerah dapat berputar.
“Kalau hitungan dari badan bergizi itu bisa sampai 78 miliar kalau nggak salah di setiap tempat. Jadi ini sangat berpengaruh sekali,” jelasnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































