HANKAM

KSAD Resmikan 2.664 Sumur Bor dan Rehabilitasi 102 Rumah Tidak Layak Huni

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan 2.664 sumur bor serta peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk rehabilitasi 102 rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Indonesia.

Acara yang berlangsung di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ini merupakan upaya TNI AD untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah-daerah yang membutuhkan.

Baca Juga: KSAU: Teladani Patriotisme Para Pendahulu dan Wujudkan TNI AU yang AMPUH

Maruli mengatakan, program Manunggal Air TNI AD dimulai di Nusa Tenggara Timur tiga tahun lalu. Program ini melibatkan pembuatan sumur bor di berbagai lokasi strategis dengan tujuan untuk menyediakan sumber air bersih bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang kesulitan akses air. Sementara program RTLH bertujuan untuk memperbaiki rumah-rumah masyarakat yang kondisinya tidak layak huni, sehingga dapat ditinggali dengan aman dan lebih nyaman.

"Saya sangat meyakini, dengan adanya program ini, kehidupan masyarakat dapat menjadi lebih baik. Kami berkomitmen untuk mengingatkan daerah-daerah akan pentingnya akses air bersih, karena masih ada sekitar 35 juta masyarakat Indonesia yang belum dapat mengakses air bersih," ucap Maruli pada Selasa (31/7).

Baca Juga: KSAU Ungkap Dua Fokus TNI AU : Modernisasi Alutsista dan Peningkatkan Kualitas SDM

Peletakan batu pertama untuk rehabilitasi 102 unit RTLH, termasuk 53 unit di NTT, dilakukan dalam kesempatan yang sama. Proyek ini melibatkan kerjasama antara TNI AD, PT. Pertamina, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga swadaya masyarakat, untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu.

Selain melakukan groundbreaking, Maruli juga melakukan penanaman jagung di lahan seluas 2 hektar, panen bawang merah di lahan seluas 1 hektar, serta menyerahkan 1.000 paket bantuan sosial secara simbolis, yang diharapkan dapat menjadi awal positif untuk mewujudkan perubahan signifikan bagi masyarakat Kupang. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.