HANKAM

KSAD Prihatin Banyak Prajurit Langgar Peraturan dan Viral di Medsos

upacara Bendera
Kegiatan upacara Bendera 17-an yang berlangsung di Makodam II/Sriwijaya, Jumat (17/7). (Foto: Dok. Kodam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan keprihatinannya terkait masih adanya oknum prajurit yang melakukan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana hingga viral menjadi sorotan publik di media sosial.

Hal ini disampaikannya dalam amanat tertulis Upacara Bendera 17-an yang berlangsung di Makodam II/Sriwijaya, Jumat (17/7).

Baca Juga: TNI AL dan Filipina Satukan Marinir–Pasukan Katak di Forum Khusus

Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, dalam amanatnya tersebut Maruli mengintruksikan para Komandan Satuan untuk meningkatkan pengawasan melekat, melaksanakan pembinaan personel yang progresif, serta memberikan tindakan tegas sebagai shock therapy.

"Semua dilaksanakan tanpa toleransi terhadap perbuatan yang mencederai kehormatan keprajuritan," kata Maruli.

Lebih lanjut masih dalam amanatnya Maruli juga mengapresiasi terhadap berbagai prestasi serta capaian kualitas pengabdian terbaik yang terus diukir oleh prajurit TNI AD di seluruh wilayah Indonesia. Ia mengingatkan pengabdian sejati TNI AD harus terus diperkuat dengan karya nyata yang langsung mendatangkan manfaat dalam mengatasi kesulitan masyarakat, sekaligus mengaktualisasikan kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Kapal Penumpang Karam di Selayar, TNI AL Kerahkan KRI Marlin Buru 16 Korban Hilang!

Ia membeberkan bahwa berbagai program unggulan telah diimplementasikan secara nyata dari Sabang sampai Merauke, seperti pembangunan ribuan jembatan, program TNI AD Manunggal Air, karya bakti skala besar, hingga pilot project penanganan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.

"Guna memperkuat dampak positif tersebut, setiap prajurit hendaknya turut aktif membangun komunikasi publik yang kuat dan menghadirkan wajah positif TNI AD di ruang digital melalui konten yang tepat dan proporsional," tutup Maruli dalam amanatnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.