KSAD: Prajurit Harus Mampu Menjawab Pertanyaan Media Terkait Persoalan Institusi TNI

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta prajuritnya untuk mengimbangi kemampuan bermedsos dan mempunyai kepercayaan diri dan berani berbicara di depan umum atau menjawab pertanyaan media. Karena hal ini maka harus diadakan pelatihan public speaking untuk anggota TNI.
Hal ini dikatakannya saat menerima kunjungan Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar di Mabesad beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Bakamla Gelar Rapim 2024, Bahas Arah Kebijakan Hingga Persiapan Pindah ke IKN
"Kemarin saya sudah berkomunikasi dengan anggota bahwa mereka bisa memiliki akun medsos yang penting digunakan hal yang positif, kalau kamu tidak mau belajar tentang medsos bagaimana kamu bisa menang," kata KSAD seperti dikutip dari keterangan resmi Puspen TNI, Minggu, (4/2).
Ia juga menyatakan telah menyampaikan kepada beberapa prajurit pada saat saya kunjungan ke daerah apabila ada kejadian di daerah yang menyangkut tentang institusi TNI dan ditanya sama media anggota tersebut harus bisa menjelaskan karena mereka yang tahu dan melihat langsung di lapangan.
Baca Juga: Anggota KKB Rampas Senjata Api dan Munisi Milik KP3 Bandara Aminggaru, Ilaga
Sementara itu, soal kunjungan Kapuspen mengatakan bahwa sudah melaksanakan kunjungan ke KSAL, KSAU, Humas Polri serta berbagai Media ternama di Indonesia.
"Kami sudah berkunjung ke KSAL, KSAU, Polri, serta beberapa media, untuk meningkatkan kinerja Puspen TNI dan untuk meningkatkan kerja sama dibidang publikasi dan penerangan," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































