KSAD Pimpin Sertijab Pangdam XIII/Merdeka

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat. Upacara ini juga dihadiri sejumlah perwira TNI AD beserta anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Dalam upacara sertijab tersebut, Mayjen TNI Wanti Waranei Franky Mamahit dipercaya untuk mengemban jabatan baru sebagai Pangdam XIII/Merdeka. Ia menggantikan Mayjen TNI Purn Santos Gunawan Matondang, yang telah memasuki masa purna tugas sebagai prajurit TNI AD.

Photo. Dok: Dispenad
Mayjen TNI Wanti Waranei Franky Mamahit menyampaikan bahwa di awal masa tugasnya akan memfokuskan pada penanganan pandemi Covid-19 terutama di lingkungan Kodam XIII/Merdeka.
“Kita tahu bersama bahwa perubahan sangat besar terjadi di TNI Angkatan Darat dan itu dirasakan mulai dari pusat sampai dengan di pelosok-pelosok, yaitu Kodam-Kodam baik dari segi moralitas, kemudian profesionalitas, berkaitan dengan pandemi yang kita alami. Dan masih kita alami sampai sekarang, ini adalah tugas kita semuanya perlu kesadaran dari seluruh prajurit untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19. Sehingga apabila semuanya bergerak secara serentak mengerti bagaimana mengatasinya, kami percaya kita bangsa ini akan mengatasi semua itu dan khususnya Kodam XIII Merdeka akan mendukung ke arah penanganan covid ini sehingga betul-betul berakhir,” ujar Pangdam XIII/Merdeka.
Mayjen TNI Purn Santos Gunawan Matondang mengatakan, bahwa dirinya mengingatkan kepada penerusnya untuk terus bekerja sama dan membangun komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), terutama dalam penanganan pandemi Covid-19.
“Selama saya tugas di Kodam XIII Merdeka Forkopimda semua berjalan lancar dan aman. Khususnya yang sekarang menangani pandemi Covid-19, bersama-sama Forkopimda kita mencegah Covid-19 ini tidak menular ke masyarakat secara masif. Semoga kepada pengganti saya dapat juga melanjutkan tugas-tugas yang telah dilaksanakan dan bahkan diharapkan lebih baik lagi,” ujar Mayjen TNI Purn Santos Gunawan Matondang.
Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih serta salam hormat kepada Jenderal TNI Andika Perkasa dan jajaran petinggi TNI Angkatan Darat karena memberikan perhatian serta dukungan selama dirinya bertugas terutama di Kodam XIII/Merdeka.
“Harapan kami semoga ke depan TNI Angkatan Darat terus jaya apalagi dipimpin oleh bapak KSAD sekarang Jenderal TNI Andika Perkasa yang selalu memperhatikan sampai bawah, karena perhatian dari bapak KSAD sangat maksimal. Begitu juga dalam penanganan covid, apalagi kalau ada bencana bapak KSAD mengerahkan semua alutsista yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat guna membantu masyarakat yang terdampak. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih pada bapak KSAD,” tambah Mayjen TNI Purn Santos Gunawan. (nhn/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































