KSAD Pimpin Sertijab Pangdam IV/Diponegoro dan Pangdam XVI/Pattimura

Jakarta, IDM - Upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa yang dihadiri sejumlah perwira TNI AD beserta anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin, sebelum menjabat Pangdam Pattimura merupakan Staf Ahli (Sahli) Bidang SDM dan Teknologi Kemenko Polhukam sejak 26 Januari 2021. Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin menggantikan Mayjen TNI Agus Rohman yang sebelumnya menjabat Pangdam XVI/Pattimura.
Sebagai Pangdam XVI/Pattimura yang baru, Mayjen TNI Jeffry menyampaikan akan meneruskan hal yang baik di masa kepemimpinan sebelumnya menjadikannya lebih baik, serta bekerjasama dengan pemerintah daerah.
“Di Kodam XVI/Pattimura sudah berjalan dengan baik tidak ada masalah, dan pelanggaran juga hampir dikatakan minim. Saya pikir, saya juga melanjutkan tugas dari pangdam-pangdam sebelumnya bagaimana mengisi ruang-ruang teritorial di sana membantu gubernur bekerjasama dengan para komunitas pimpinan-pimpinan di Maluku disana. Tinggal saya mengisi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari Kodam XVI/Pattimura,” ujar Mayjen TNI Jeffry Apoly.
Dalam upacara serah terima jabatan tersebut juga dilantik Mayjen TNI Rudianto mantan Deputi Empat Bidang Koordinasi Pertahanan Negara di Kemenko Polhukam RI dan diberikan kepercayaan untuk menduduki jabatan baru menjadi Pangdam IV/Diponegoro.
Mayjen TNI Rudianto menjadikan arahan serta pesan KSAD sebagai salah satu pedoman beliau dalam menjalankan tugas nantinya.
“Beberapa pesan yang sudah diberikan bapak KSAD kepada saya adalah untuk membuat satu pembinaan satuan dan pembinaan di seluruh wilayah Kodam IV/Diponegoro, menjadikan kekompakan kebersamaan dengan moto beliau adalah “Together We Can”. Jadi itu yang akan kita pegang sebagai pedoman dalam kerja saya ke depan, dan melanjutkan apa yang sudah dilakukan Pangdam IV/Diponegoro yang lama, yang kedua dapat memberikan kontribusi kepada TNI Angkatan Darat untuk menjadi lebih baik,” ujar Mayjen TNI Rudianto. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































