KSAD Pimpin Langsung Penembakan 400 Roket di Kebumen

Jakarta, IDM - Pasca dilantik dan serah terima jabatan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak langsung memimpin Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat). Latihan ini digelar di Lapangan Tembak Dislitbangad Urutsewu Kabupaten Kebumen.
"Hari ini kita melaksanakan latihan menembak senjata berat dalam rangka menjaga kemampuan prajurit," kata Maruli seperti dikutip Kompas, Rabu, (6/12).
Baca Juga: TNI AL Tambah 2 Kapal Patroli untuk Jaga Perairan Kepulauan
Ia mengatakan latihan yang digelar oleh Pusat Kesenjataan Artileri Medan atau (Pussen Armed) ini juga sebagai pengecekan kesiapan senjata yang dimiliki oleh TNI.
"Kita juga memastikan kesiapan senjata kita bisa digunakan setiap saat," kata KSAD.
Lanjutnya pada latihan kali ini prajurit menembakkan lebih kurang 400 roket. Sejumlah roket berjarak luncur hingga ratusan kilometer dengan melibatkan peluncur roket multipel atau MRLS Astros II MK 6 dari TNI AD.
Baca Juga: 21 Pati TNI AD Naik Pangkat, Ini Daftarnya
"Kita menembakkan hampir 400 roket, ini baik juga buat anggota semua sehingga mereka bisa merasakan.
Kegiatan yang dilaksanakan antara lain penembakan sasaran darat statis. Latihan kali ini ditargetkan mengenai sasaran berupa area target di sepanjang bibir pantai. Jarak serangannya bisa beberapa ratus kilometer," kata KSAD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































