HANKAM

KSAD Pimpin Apel Gelar Kesiapsiagaan Kontijensi

KSAD Pimpin Apel Gelar Kesiapsiagaan Kontijensi
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin apel gelar kesiapsiagaan menghadapi kontijensi yang melibatkan ribuan prajurit dari berbagai satuan TNI Angkatan Darat secara serentak di jajaran Komando Utama (Kotama/Kodam) di seluruh wilayah Indonesia. Untuk wilayah Ibukota sendiri, apel ini diadakan di Monas, Jakarta, Rabu (26/10/2022). IDM/Septo Kun Wijaya

Jakarta,IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin apel gelar kesiapsiagaan menghadapi kontijensi yang melibatkan ribuan prajurit dari berbagai satuan TNI Angkatan Darat secara serentak di jajaran Komando Utama (Kotama/Kodam) di seluruh wilayah Indonesia. Untuk wilayah Ibukota sendiri, apel ini diadakan di Monas, Jakarta, Rabu (26/10).

Dudung mengatakan, kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis sebagai indikator untuk mengukur kesiapsiagaan seluruh satuan TNI AD dalam menghadapi perkembangan situasi atau kontijensi yang mungkin terjadi di wilayah NKRI.

"Apabila setiap satuan dan seluruh prajurit memiliki kesiapsiagaan yang mantap dan meyakinkan, maka akan menjadi jaminan bagi stabilitas keamanan wilayah Indonesia yang terjaga baik dan kondusif," ujarnya.

IDM/Septo Kun Wijaya

Kepada seluruh satuan dan prajurit TNI AD, Dudung menekankan agar menunjukkan peran, tugas serta fungsinya secara optimal dan maksimal untuk membantu menyukseskan program pemerintah dalam penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi nasional, penanganan bencana alam, mencegah dan mengatasi ancaman radikalisme, menjaga netralitas TNI dan ikut menyukseskan penyelenggaraan KTT-G20, serta meningkatkan pelaksanaan ketahanan pangan, stunting dan TNI AD Manunggal Air dalam rangka membantu kesejahteraan masyarakat.

Dudung juga mengingatkan agar setiap prajurit TNI AD paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sesuai aturan pelibatan (rules of engagement) yang berlaku dan memedomani Tujuh Perintah Harian KSAD.

"Jangan pernah ragu dalam melakukan tindakan yang cepat, terarah dan terukur sesuai Standard Operating Procedure (SOP) maupun aturan yang berlaku lainnya," pesan Dudung.

Selain menggelar kesiapsiagaan pasukan beserta perlengkapannya, dalam kegiatan ini juga turut memperlihatkan alutsista TNI Angkatan Darat seperti Meriam Caesar, MLRS Astros, Mistral, kendaraan lapis baja Anoa dan kendaraan taktis V-150.

Di akhir pelaksanaan apel tersebut, Dudung berkesempatan menyapa dan berdialog dengan seluruh Panglima Komando Utama (Pangkotama) TNI AD beserta prajuritnya melalui video conference. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.