HANKAM

KSAD Pimpin Alih Kodal Enam Kodam Baru di Mabesad

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin langsung acara Pengalihan Komando dan Pengendalian (Kodal) enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru beserta satuan jajarannya di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jumat (29/8). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin langsung acara Pengalihan Komando dan Pengendalian (Kodal) enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru beserta satuan jajarannya di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jumat (29/8).

Pengalihan Kodal ini mengacu pada Surat Keputusan KSAD tentang pembentukan enam Kodam baru beserta satuan jajarannya. Enam Kodam tersebut yaitu Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kodam XXI/Radin Inten, Kodam XXII/Tambun Bungai, Kodam XXIII/Palaka Wira, dan Kodam XXIV/Mandala Trikora.

Baca Juga: Misi Bantuan Kemanusiaan Gaza Diperpanjang, Pangkalan Aju Dipindah ke Mesir

Dalam amanatnya, Maruli menekankan bahwa pembentukan Kodam baru merupakan langkah strategis untuk memperkuat komando kewilayahan dalam menghadapi dinamika dan tantangan di setiap daerah.

“Mudah-mudahan bisa terkendali dengan baik, jadi sementara ini kita coba beberapa Kodam dulu. Ke depannya akan disesuaikan dengan dinamika dan beban kerja untuk memulainya,” ujar Maruli.

Ia juga meminta para Pangdam untuk tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi lebih sering turun langsung ke lapangan agar dapat memahami secara detail kondisi di wilayah tanggung jawab masing-masing.

Baca Juga: Latma Elang Ausindo, Misi AAR Perkuat Interoperabilitas F-16 TNI AU dan KC-30 RAAF

“Saya menunggu kabar baik dari masing-masing Pangdam. Semoga dengan adanya banyak perubahan pada struktur Angkatan Darat, menjadikan Angkatan Darat menjadi lebih baik lagi,” tegasnya.

Adapun pejabat yang mengisi jabatan Pangdam di enam Kodam baru tersebut adalah Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo (Pangdam XIX/Tuanku Tambusai), Mayjen TNI Arief Gajah Mada (Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol), Mayjen TNI Kristomei Sianturi (Pangdam XXI/Radin Inten), Mayjen TNI Zainul Arifin (Pangdam XXII/Tambun Bungai), Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar (Pangdam XXIII/Palaka Wira), dan Mayjen TNI Lucky Avianto (Pangdam XXIV/Mandala Trikora). (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.