HANKAM

KSAD: Pemimpin Harus Perhatikan Kebutuhan Anak Buahnya

KSAD
(Dok Dispenad)

Jakarta, IDM - Di hadapan prajurit dan anggota Persit KCK PG Kostrad, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan hati pemimpin harus sama dengan hati prajuritnya.

(Dok Dispenad)

“Saya hadir di sini karena hati nurani saya masih di Kostrad dan karena hati seorang pemimpin harus sama dengan hati nurani prajuritnya,” ucap KSAD saat melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memimpin acara syukuran pada peringatan HUT Ke- 56 Divisi Infanteri (Divif) - 1 Kostrad, di Markas Divif-1 Kostrad, Cilodong, Jawa Barat, Kamis (23/12).

(Dok Dispenad)

Didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Rahma Dudung Abdurachman dan Pangdivif-1 Kostrad Mayjen TNI Deddy Kusmayadi, KSAD mengatakan bahwa sejak pertama dilantik sebagai pemimpin, dirinya sangat memperhatikan seluruh prajuritnya, terutama prajurit yang melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan mulai dari satuan yang melaksanakan operasi di wilayah Papua dan Papua Barat sampai dengan satuan yang beroperasi di wilayah Kodam XIII/Merdeka yaitu di Palu dan Poso.

(Dok Dispenad)

"Saya cek di lapangan bagaimana kondisi prajurit kita yang sedang melaksanakan tugas operasi, karena mereka adalah prajurit-prajurit petarung yang paling depan dan juga pembela bangsa dan negara. Saya cek bagaimana sarana prasarana dan perlengkapannya. Itulah tugas pemimpin yang harus senantiasa memperhatikan kebutuhan anak buahnya termasuk sisi kesejahteraannya," ujar KSAD.

(Dok Dispenad)

Pada acara syukuran yang juga disertai pembagian hadiah kepada pemenang lomba antar satuan jajaran Divif-1, KSAD tidak lupa mengucapkan terima kasih atas seluruh dedikasi prajurit Kostrad yang telah bersama-sama dengan dirinya sampai saat ini seraya mengingatkan agar selalu meningkatkan profesionalisme dan juga mengutamakan keluarga. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.