KSAD : Pemimpin Harus Miliki Visi dan Misi

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pengarahan kepada para Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) TNI Angkatan Darat di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta (22/11/2021).
Dalam arahannya, KSAD menyampaikan berbagai kebijakan dan arahan terkait fungsi dan tugas pokok yang harus dijalankan staf pembantu pimpinan. KSAD juga menekankan kepada seluru staf agar mampu mandiri dan tampi berkreasi, juga berani mengubah sesuatu yang baru.
“Seorang pemimpin harus memiliki imajinasi dan inovasi, memiliki visi dan misi, serta memiliki harapan dan cita-cita agar bisa mencapai keberhasilan dan kemenangan,” ucap KSAD.
Jenderal TNI Dudung juga menekankan agar staf melakukan koordinasi dan kolaborasi fungsi-fungsi dalam organisasi sehingga akan membuat organisasi bekerja optimal, sehat dan berhasil.
Pati yang menerima pengarahan meliputi para petinggi TNI Angkatan Darat yang menjabat Panglima Kodam, Komandan dan Gubernur Lembaga Pendidikan Pusat, Komandan Jenderal Kopassus, serta Direktur dan Kepala Badan Pelaksana Pusat TNI Angkatan Darat. Sedangkan Pamen yang diikutkan dalam pengarahan tersebut adalah pejabat yang bertugas di satuan kerja lingkungan Mabesad.
Pengarahan tersebut merupakan langkah awal Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjalankan tugasnya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat semenjak menerima tugas dan tanggung jawab jabatan pada 19 November 2021.(nhn/yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































