KSAD Maruli Terpilih jadi Ketua PB PJSI, Target Bawa Judo Indonesia Naik Peringkat

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kembali terpilih menjadi Ketua Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) periode 2026-2031. Hal ini dipastikan dalam Munas ke XX PJSI Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (11/9). Maruli jadi calon tunggal dalam pemilihan tersebut.
"Hari ini kita melaksanakan PB PJSI Munas. Proses sudah berjalan sesuai dengan aturan. Mungkin perlu saya jelaskan, memang yang mencalonkan kebetulan cuma saya sendiri. Namun kita lihat dari hasil, dari Munas ini bagaimana keputusan dari para yang punya kewenangan untuk memberikan suaranya," kata Maruli.
Baca Juga: TNI AL Bagikan Bansos dan Edukasi Maritim untuk Anak SD di Jayapura
Ke depan, target Maruli akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan termasuk membawa Indonesia mencapai peringkat Judo terbaik.
"Untuk naik peringat di tingkat internasional itu memerlukan waktu yang cukup panjang. Jadi targetnya untuk mencapai ranking yang lebih baik," kata Maruli.
Baca Juga: TNI AL Punya Pusat Latihan Kebakaran Kapal Berstandar Internasional di Surabaya
Lebih lanjut terkait pembibitan atlet-atlet muda, Maruli memastikan sudah menjalankan program dari kabupaten sampai pusat.
"Ya, sebenarnya kita selama ini sudah jalankan. Ya kita sudah bikin 3–4 lapis. 3–4 lapis untuk bisa meregenerasi para pejudo ini. Mungkin nanti baru bisa terlihat kalau konsisten 8–10 tahun," tutup Maruli.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































