HANKAM

KSAD Maruli Diangkat jadi Ketua Pembina Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dikukuhkan sebagai Ketua Pembina ASLINMAS se-Indonesia oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus dalam rangkaian Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, Jumat (28/8). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dikukuhkan sebagai Ketua Pembina ASLINMAS se-Indonesia oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus dalam rangkaian Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, Jumat (28/8).

Dilansir dari keterangan Dispenad, Minggu (30/8), usai dikukuhkan Maruli langsung meminta agar Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) tidak sekadar berkembang secara organisasi, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
(Foto: Dok. Dispenad)

“Jangan besar di struktur, tapi minim manfaat. Satlinmas harus dekat dengan masyarakat karena Satlinmas adalah warga setempat yang direkrut, dibentuk, dan langsung terjun di tingkat desa atau kelurahan. Peran utama Satlinmas adalah menjaga keamanan lingkungan, aktif membantu warga, gotong royong, dan menjadi pihak pertama yang siaga saat terjadi bencana alam di lingkungan,” kata Maruli.

Baca Juga: Rangkaian Super Garuda Shield 2026, Libatkan 5.000 Personel Militer dari 15 Negara

Bantu Pemerintah Tangani Persoalan di Daerah

Selain menyoroti tentang kontribusi Aslinmas, Maruli juga menegaskan bahwa kedekatan Satlinmas dengan masyarakat menempatkan unsur tersebut pada posisi strategis dalam membantu pemerintah dan institusi terkait menangani berbagai persoalan di daerah. Karena itu, ASLINMAS perlu memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, serta berbagai unsur lainnya.

“Sekarang TNI sudah berperan dengan Polri di depan, ada juga BNPB, mungkin nanti ASLINMAS bisa masuk. Dengan nanti ada kekompakannya dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan ASLINMAS, mungkin akan jauh lebih efektif,” ujar Maruli.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
(Foto: Dok. Dispenad)

Menurutnya, berbagai persoalan sosial dan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengelolaan sampah, tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi. Diperlukan kolaborasi lintas sektor dengan pembagian peran yang jelas dan tetap menghormati tugas serta kewenangan masing-masing.

Baca Juga: Ikuti Pendidikan Semaba PK A-58, 885 Siswa Menapaki Jalan jadi Bintara TNI AU

Dalam membangun kolaborasi tersebut, Maruli mengingatkan agar ASLINMAS tidak menjadikan kepentingan organisasi sebagai tujuan utama. Keberadaannya harus diarahkan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

“Jangan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan bangsa dan negara,” tutup Maruli.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.