KSAD : Lettu ARM Asdar Harus Mendapatkan Perawatan Intensif

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa memerintahkan agar pelatih Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) Lettu ARM Asdar mendapatkan perawatan intensif agar pulih dari penyakit stroke yang diderita.
"Saya ingin memang dikirim ke (RSPAD) kalau memang berdasarkan Kepala Pusat Kesehatan TNI AD (harus dirawat), dirawat di RSPAD kalau memang di RS Yudistira (kurang fasilitas perawatan)," kata KSAD dalam siaran youtube TNI AD.
Jenderal TNI Andika Perkasa juga memotivasi Lettu ARM Asdar agar punya semangat yang gigih untuk pulih kembali dari penyakit stroke ringan yang diderita Asdar.
"Harus sehat, dan tanya (ke dokter) apa penyebabnya agar jangan terulang lagi penyakitnya," kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Lettu Asdar.
Komandan Secapa AD Mayjen TNI Ferry Zein menyebutkan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa sangat peduli terhadap SDM yang ada di Secapa AD.
"Bapak KSAD sangat peduli dan meminta kami mengobati Lettu Asdar, membawa ke RSPAD, karena yang bersangkutan ini adalah pelatih yang baik. Bapak KSAD memerintahkan agar diobati sampai tuntas," kata Mayjen Ferry Zein.
Lettu Asdar merasa bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa untuk pengobatan stroke ringan yang diderita Asdar.
"Alhamdulillah, bersyukur, Bapak KSAD, beliau memerhatikan. Disuruh berobat ke RSPAD," ujar Lettu Asdar.
Guru Militer Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) Mayor Inf Suprani menyebutkan Lettu Asdar merupakan salah satu pelatih yang memiliki semangat tinggi. Bahkan, kata dia, dalam kondisi tersebut Lettu Asdar masih tetap semangat menjalankan tugas. (wan/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































