KSAD Klaim Kepercayaan Masyarakat ke TNI Capai 90 Persen

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengklaim tingkat kepercayaan masyarakat kepada TNI capai 90 persen lebih. Hal ini dikatakannya saat mengunjungi Rindam VI/Mulawarman, Sabtu, (8/6).
"Sampai dengan saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada TNI mencapai 90 persen lebih. Hidup lah sederhana, dengan tampil baik dan rapi tidak perlu hidup bergaya-gayaan. Urus anak-anak kita dengan baik, bekali mereka dengan pendidikan yang bagus. Orang tua itu sebagai contoh, karena kita merupakan orang-orang pilihan," kata KSAD seperti dikutip dalam keterangan Pendam VI/Mulawarman, Minggu, (9/6).
Baca Juga: Tiga Perwira TNI AD Raih Prestasi di US Army Command and General Staff College
Lebih lanjut kata KSAD untuk para Dandim, Danyon sampai ke tingkat anggota teruslah raih prestasi untuk jenjang karier. "Persiapkan segala sesuatu dengan baik bagi yang mau masuk anggota TNI maupun yang akan jenjang karier. Bina fisik dan jaga kesehatan diri sendiri maupun keluarga. TNI sangat bagus untuk sehat tapi untuk kaya jangan," kata KSAD.
Terkait cuaca elnino dan kemarau akan datang, KSAD meminta Pangdam, Danrem dan para Dandim segera membuat air bersih guna khususnya di wilayah Kalimantan Selatan dan umummya di seluruh wilayah jajaran Kodam VI/Mulawarman. Karena hal yang paling mendasar untuk mengatasi kemiskinan dan stunting adalah air bersih. Sampai saat ini Angkatan Darat sudah membuat 2300 titik air. Sudah ada 1300 CSR yang mendaftar kepada kita dan sebanyak 27 juta belum mempunyai akses air bersih.
Baca Juga: Setahun Bertugas di Kalbar, Prajurit Bradjamusti Kembali ke Bogor
"Untuk para Dandim agar membuat bibit sebanyak-banyaknya untuk kita tanam, karena hujan sudah mulai turun. Ketahanan pangan bukan lagi yang basa basi, kita buka lahan tidur dari nol supaya betul hitungannya, dan bisa terlihat hasilnya oleh pemerintah. Angkatan Darat sudah melaksanakan 2000 swakelola rumah rusak berat, 135 Koramil, mudah-mudahan kita fokus hal tersebut, jangan membuat masalah yang menghabiskan energi," tutup KSAD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































