KSAD Kerahkan 2.010 Prajurit TNI AD Bersihkan Kawasan Gunung Lawu

Magetan, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengerahkan 2.010 prajurit TNI Angkatan Darat ke kawasan Gunung Lawu, Rabu (20/12). Pengerahan ini dilakukan dalam upaya membersihkan sampah dan melakukan penghijauan kembali pasca terjadinya kebakaran hutan beberapa waktu lalu.
Melalui gerakan pembersihan dan penghijauan kembali, Maruli berpesan agar kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala yang turut didukung oleh regulasi dan pemerintah daerah setempat.
Baca Juga: Profil Danpaspampres Baru Mayjen TNI Achiruddin, Eks Komandan Sat 81 Gultor dan Wadanjen Kopassus
“Bahwa tugas menjaga lingkungan alam, sejatinya merupakan tanggung jawab bersama, sebab gerakan ini sangat penting guna mengantisipasi potensi bencana yang bisa berdampak pada semua lapisan masyarakat,” pesan Maruli.
“Saya berterima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan pembersihan (sampah) dan penanaman (pohon) ini. Mudah-mudahan terus berjalan demi menjaga alam, dan ke depan kita bisa terus meningkatkan kinerja kita demi lestarinya alam,“ lanjut lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 ini.
Karya Bakti yang dilaksanakan sejak 14 Desember 2023 ini menyasar pada pembersihan dan penghijauan di tiga sektor yang berbeda. sektor 1 di Bukit Mongkrang, sektor 2 di Bukit Gumeng sekitar pos 2 dan pos 3, serta sektor 3 di Bukit Gumeng sekitar Pos 4.
Baca Juga: Resmikan Lagi Titik Air, Prabowo: Kita Terus Berjuang Atasi Kesulitan Rakyat
Adapun luas lahan keseluruhan yang disasar melalui kegiatan ini mencapai lebih dari 200 hektare dengan penanaman lebih dari 23.000 bibit pohon dari berbagai jenis.
Pada kesempatan itu, Maruli juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada 2010 prajurit, masyarakat, serta relawan yang terlibat dalam kegiatan reboisasi dan pembersihan sampah di wilayah tersebut. Berdasarkan perhitungan mereka, berat sampah yang terkumpul mencapai 50 ton. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































