KSAD Dinobatkan Jadi Kerabat Kesultanan Buton

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dinobatkan secara resmi menjadi kerabat dan sesepuh dalam daerah Eks Kesultanan Buton.
Penobatan ini ditandai dengan penganugerahan kehormatan adat Kesultanan Buton “Kapitaraja Kawasa Yi Nusantara”.
Dalam keterangan resmi Dispenad, Minggu, (8/1) disebutkan penganugerahan gelar tersebut diberikan oleh Lembaga Adat Kesultanan Buton dalam acara silaturahmi KSAD dengan Forkopimda dan masyarakat Sulawesi Tenggara di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara di Kota Kendari, Sabtu, (7/1).

Prosesi penganugerahan gelar kehormatan adat ini, diawali dengan pemasangan baju dan pemberian tongkat adat Buton kepada KSAD oleh perangkat Kesultanan Buton.
Perwakilan Kesultanan Buton Laode Muhammad Arsal menjelaskan bahwa gelar Kapitaraja Kawasa Yi Nusantara mengandung makna bahwa KSAD merupakan sosok pemimpin yang sangat kuat dan berpengaruh, penuh wibawa, memiliki integritas yang tinggi dalam membina dan membangun solidaritas para prajurit.
“Serta seorang pemimpin yang mampu bertindak cepat dan tegas untuk menghadapi ancaman dan gangguan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah daratan Indonesia,” katanya.
Baca: KSAD Bagi Vitamin HB-Vit 500, Suplemen untuk Babinsa di Distrik Tigi, Papua
Usai dianugerahi gelar kehormatan ada tersebut, KSAD menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sultan Buton dan seluruh perangkat Lembaga Adat Kesultanan Buton atas kepercayaan yang luar biasa kepada dirinya untuk menyandang gelar Kapitaraja Kawasa Yi Nusantara tersebut. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































