HANKAM

KSAD dan KSAU Beri Bantuan untuk 23 Prajurit Marinir Korban Longsor, Ini Rinciannya

KSAD
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat memberikan bantuan dan santunan untuk 23 prajurit Marinir TNI AL korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. (IDM/Ricardo Ronald)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memberikan bantuan untuk 23 prajurit Marinir TNI AL yang jadi korban longsor Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.

Kegiatan pemberian bantuan berlangsung di Markas Korp (Mako) Marinir, Kwitang, Jakarta Pusat, Rabu (18/2), yang dihadiri langsung keluarga korban dan ahli waris.

Baca Juga: Tiga Kepala Staf Berkumpul di Markas Marinir, Ada Apa?

Pada kesempatan tersebut KSAD Maruli mewakili KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengatakan bahwa bantuan ini merupakan penyampaikan rasa duka TNI kepada keluarga

"Ini bisa meyakinkan bahwa mereka tetap menjadi keluarga besar kami. Saya kira itu yang ingin saya sampaikan," kata Maruli.

KSAD
(IDM/Ricardo Ronald)

Rincian dari bantuan ini yaitu dari KSAD Maruli dalam bentuk santunan dan rumah bagi prajurit, totalnya 12 rumah untuk prajurit yang sudah berkeluarga dan 11 santunan untuk prajurit lainnya. Bantuan rumah disesuai dengan domisili/daerah masing-masing keluarga/ahli waris prajurit.

Sementara itu bantuan dari KSAU Tonny yaitu 23 santunan untuk prajurit Marinir TNI AL.

Baca Juga: KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU dalam Pembangunan Nasional, Termasuk Ketahanan Pangan dan MBG

Sebelumnya, Panglima Korp Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi mengatakan kehadiran tiga Kepala Staf Angkatan menunjukkan kehadiran TNI dan negara untuk 23 prajurit Marinir yang menjadi korban longsor.

"Ini pertama kalinya dalam sejarah, tiga Kepada Staf Angkatan berkumpul di Mako Marinir. Artinya kita tidak sendiri. TNI peduli, Pemerintah peduli. Ini semua memang sudah kehendak Tuhan, yang siapapun tidak bisa menolaknya. Sehebat apa pun pasukan itu, kalau Tuhan sudah menentukan," kata Endi. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.