HANKAM

KSAD Dampingi Presiden Joko Widodo dan Menhan Prabowo Kunjungan ke Pindad

Dudung, Jokowi, Prabowo
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman bersama Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Pindad, Jawa Barat, Selasa (19/9). (Foto: Dok. Dispenad)

Bandung, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan ke PT. Pindad (Persero) di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/9).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat industri pertahanan nasional dan mendukung perkembangan teknologi pertahanan dalam negeri.

Selanjutnya, Presiden beserta rombongan meninjau secara langsung berbagai fasilitas produksi dan teknologi terbaru yang digunakan Pindad dalam pembuatan alat pertahanan. Seperti senjata api, amunisi, kendaraan tempur, dan peralatan militer lainnya.

Baca Juga: Terima kunjungan Athan Militer USMC, Dankormar Ingin Peningkatan Kerja Sama

Sejumlah Alutsista bahkan tampak berjajar rapi dipamerkan di depan pabrik. Beberapa di antaranya yaitu kendaraan taktis (rantis) Maung, rantis Pandur, kendaraan militer lapis baja Anoa, rantis listrik Maung, peluru, mortir, hingga senjata api. Selain itu, ada pula motor listrik Sprint-3K dan becak listrik BLIST buatan PT. Len Industri (Persero).

Usai meninjau, Jokowi menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja dan produk yang dihasilkan Pindad dalam mendukung pertahanan negara. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengembangkan industri pertahanan nasional, agar dapat bersaing di tingkat global. Pentingnya inovasi, riset, dan pengembangan teknologi dalam meningkatkan daya saing Indonesia di bidang pertahanan, juga menjadi penekanan Presiden di kesempatan itu.

Baca Juga: Tembus Hutan, Beginilah Potret Satgas Pos Scofrolama Melaksanakan Patroli Patok RI-PNG

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah lama berperan dalam mendukung pertahanan dan keamanan nasional, bagi Pindad kunjungan orang nomor satu di Republik ini beserta rombongan, menjadi momen penting dan bersejarah.

Terkait hal tersebut, Pindad mengaku siap untuk terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan alat pertahanan TNI Angkatan Darat, dan menjaga kemandirian industri pertahanan Indonesia.

Terakhir, kunjungan ini juga diharapkan dapat membuka jalan bagi kerja sama yang lebih kuat, antara pengguna alutsista dengan Pindad sebagai industri pertahanan dalam negeri, serta mendorong perkembangan industri pertahanan nasional ke tingkat yang lebih tinggi lagi. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.