KSAD Cek Kesiapan Akhir Pos Komando Kesehatan G20 Bali

Jakarta, IDM - Satu hari jelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada 15 dan 16 November 2022 di Nusa Dua Bali, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengecek kesiapan akhir personel dan materiel di Pos Komando (Posko) TNI AD dan Pos-Pos Kesehatan yang akan melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan kepada VVIP, unsur delegasi, panitia nasional, dan pihak-pihak terkait pada penyelenggaraan KTT G20, Senin, (14/11).
Selain meninjau langsung Posko Satgas Pamwil di Hotel Discovery Kartika Plaza dan di Bypass Benoa, KSAD juga meninjau Pos Kesehatan di Hotel Apurva dan Hotel Ayodya. Dudung langsung berbicang-bincang dengan personel kesehatan lintas sektoral di tiap-tiap Pos.

Usai pengecekan, Dudung optimis pos-pos kesehatan yang digelar dapat mendukung penyelenggaraan pertemuan para pemimpin negara dengan tingkat ekonomi terbaik dunia itu dengan baik dan maksimal.
Baca: 400 Personel Satgaspassus TNI Siap Amankan Presidensi G20 Bali
"Alhamdulillah, dari empat posko yang kita tinjau tadi semuanya sudah siap baik personel maupun fasilitas kesehatannya. Sejauh ini tidak ada permasalahan, semua terencanakan, terkoordinasikan dan terkendali dengan baik,” ujar Dudung.
Dalam pengecekan ini, KSAD didampingi oleh Pangkostrad, Kapuskesad, Asintel, Asops, Aster dan Danjen Kopassus. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































