KSAD Bersama Istri Semangati Nakes dan Pasien di Rumah Sakit Hardjanto

Balikpapan, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi Rumah Sakit Tingkat II Dr. R. Hardjanto Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (11/08/21).
KSAD yang hadir didampingi Hetty Andika Perkasa ini bertatap muka langsung melalui vidcon dengan tenaga kesehatan untuk memberikan semangat dalam menangani pasien, khususnya pasien Covid-19 dan pasien-pasien penyakit lainnya.
Pada kunjungan tersebut, Hetty Andika Perkasa memberikan paket bingkisan berupa sembako dan multivitamin sebanyak 478 paket yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan RS. TK. II Dr. R. Hardjanto.Hetty Andika Perkasa meminta kepada tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dan masuk di ruang ICU agar tetap semangat dan selalu berdoa agar cepat pulih.
“Mbak Syahrani saya mendoakan ya dan tetap harus semangat untuk melalui masa sulit ini. Saya bawakan semua untuk tenaga kesehatan vitamin dan herbal yang sudah lolos BPOM jadi aman untuk dikonsumsi dan saya bawakan juga daging untuk tambahan protein tapi sudah saya masakkan sendiri ya,” ucap Hetty.
Sementara itu, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa meminta kepada pasien yang sudah sembuh dari virus Covid-19 agar senantiasa menjaga keluarganya. Andika juga mengucapkan belasungkawa kepada salah satu prajuritnya yang istrinya meninggal karena terpapar Covid-19 “Kami turut berduka cita atas meninggalnya istri Mas Dedi, saya yakin Mas Dedi sudah berusaha yang terbaik untuk menjaga keluarga tapi memang ya Tuhan berkehendak lain," ungkap KSAD. (nhn/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































