HANKAM

KSAD Beri Dua Rumah untuk Ahli Waris Prajurit Gugur, Pangdam Cenderawasih: TNI AD akan Terus Hadir

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang. (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta, IDM – Pengabdian prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur dalam menjalankan tugas tidak berhenti ketika sang prajurit mengembuskan napas terakhir.

Kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan terus diwujudkan melalui berbagai bentuk perhatian, termasuk penyediaan hunian bagi para ahli waris.

Komitmen tersebut ditunjukkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) melalui bantuan dua unit rumah nondinas kepada ahli waris prajurit Kodam XVII/Cenderawasih yang gugur dalam tugas.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang di Perumahan Grand Efata, Doyo Lama, Kabupaten Jayapura, Papua.

Baca Juga: TNI AL Pamer Canggihnya Robot Bawah Laut KRI Canopus di Teluk Jakarta

Penyerahan rumah ini jadi simbol penghormatan TNI AD terhadap pengorbanan para prajurit yang telah mempertaruhkan jiwa dan raganya demi menjalankan tugas negara.

Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih, Pangdam menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya serta duka mendalam kepada keluarga para prajurit yang telah gugur dalam melaksanakan pengabdian.

“Pengorbanan para prajurit tersebut merupakan wujud nyata dari Sumpah Prajurit dan Sapta Marga yang dipegang teguh hingga akhir hayat. Pengabdian mereka akan selalu menjadi teladan dan inspirasi bagi seluruh prajurit TNI Angkatan Darat dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Pangdam Cenderawasih.

Pangdam menegaskan, dua unit rumah yang berada di Perumahan Grand Efata Sentani, Doyo Lama, bukan sekadar fasilitas tempat tinggal bagi keluarga prajurit.

Baca Juga: Wakasal hingga Pangkormar Terima Brevet Hidro-Oseanografi di KRI Canopus

Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan institusi terhadap pengabdian prajurit yang telah gugur.

Febriel berharap rumah yang diberikan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para ahli waris sekaligus menjadi pijakan untuk menatap masa depan.

Kehadiran rumah baru itu diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya harapan, kebersamaan, dan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Keluarga besar TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam XVII/Cenderawasih, akan senantiasa memberikan perhatian dan dukungan sesuai kemampuan yang dimiliki,” ucap Febriel.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodam XVII/Cenderawasih untuk mengambil pelajaran dari dedikasi para prajurit yang telah gugur.

Baca Juga: Lewat Tiga Matra, TNI Dukung Penguatan Kapasitas Pencarian dan Pertolongan dalam Kondisi Darurat

Menurutnya, loyalitas, keberanian, dan pengorbanan mereka merupakan nilai yang harus terus diwariskan kepada generasi prajurit berikutnya.

Semangat tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi setiap personel untuk menjalankan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, serta senantiasa menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Febriel juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada KSAD atas perhatian terhadap keluarga besar TNI AD, terutama para ahli waris prajurit Kodam XVII/Cenderawasih yang gugur saat menjalankan tugas.

“Pengabdian boleh berakhir di medan tugas, tetapi penghormatan terhadap prajurit dan keluarganya tidak boleh pernah berakhir,” tegasnya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.