KSAD Berangkatkan Prajurit TNI AD Untuk Ikuti Latma Garuda Airborne di Amerika Serikat

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melepas keberangkatan prajurit TNI AD untuk mengikuti Latihan Bersama "Garuda Airborne" di Fort Bragg, North Carolina, Amerika Serikat, pada Rabu (16/7) di Lantai Dasar Gedung E Mabesad, yang dihadiri sejumlah undangan, antara lain Atase Pertahanan AS dan Office of Deffence Kedubes AS serta para pejabat utama TNI AD. Latihan Bersama Garuda Airbone akan dilaksanakan mulai 16 Juli s.d. 6 Agustus 2021 mendatang.
KSAD menekankan kepada prajurit TNI AD yang akan mengikuti "Garuda Airborne", agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena belum tentu semua prajurit mendapatkan kesempatan tersebut.
"Dengan rasa bangga, kami melepas rekan-rekan semua, jaga kehormatan dan kepercayaan ini," tegas KSAD.
Dalam Latihan Bersama "Garuda Airborne" antara TNI AD dengan US Army mendatang, TNI AD memberangkatkan 100 personel dari Kostrad dan seluruh Kodam yang berkualifikasi Para atau Lintas Udara. Mereka akan berlatih bersama Prajurit dari 82nd Airborne Division, US Army. Latihan Bersama "Garuda Airborne" yang baru pertama kalinya dilaksanakan ini bertujuan menyiapkan Prajurit TNI AD & Prajurit Divisi 82 Airborne US Army lakukan penerjunan pada 4 Agustus 2021 di Baturaja, Sumatera Selatan, sebagai bagian dari Latihan Bersama "Garuda Shield 2021". (Nhn/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































