KSAD Bangga Banyak Generasi Muda yang Hadir di Pameran Alutsista TNI

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengakui bangga banyak generasi muda yang hadir di pameran alutsista "TNI Fair" 2025 di Monas, Sabtu (20/9).
"Jadi hari ini Angkatan Darat mendukung acara Military Fair. Kita mendukung acaranya Mabes TNI dalam rangka HUT ke-80 TNI, karena memang kalau kita lihat berulang kali masyarakat sangat antusias untuk melihat perlengkapan kita. Ada juga generasi muda banyak sekali yang hadir, mereka bisa jadi generasi penerus kami nanti ke depan," kata Maruli di Monas, Jakarta.
Lebih lanjut Maruli mengatakan pameran alutsista kali ini lebih update dari tahun kemarin karena ada perlengkapan-perlengkapan yang bertambah.
Baca Juga: Indonesia Kaji Pembelian Jet Tempur J-10 dari Cina, Ini Spesifikasinya
"Kita kan selalu update ya, kita banyak sekali perlengkapan dan selalu bertambah. Saya terus terang, saya juga tidak mungkin tahu semua perlengkapan yang mereka ini. Saya jadi kadang-kadang kalau datang ke sini sambil belajar juga," kata Maruli.
Untuk diketahui pelaksanaan TNI Fair digelar hingga 21 September 2025.

TNI Angkatan Darat sendiri melibatkan sekitar 1.500 prajurit untuk mendukung kegiatan ini, termasuk menampilkan berbagai alutsista terbaik yang kita miliki seperti Tank Harimau, MLRS Astros, Meriam Caesar 155 mm, Meriam 105 mm, Radar CM 200, Panser Anoa, Rantis Komodo, Maung, hingga helikopter Fennec yang ditampilkan secara statis. Kegiatan ini juga diisi dengan bakti kesehatan, pameran UMKM, hingga demo keterampilan prajurit, sehingga masyarakat bisa lebih dekat mengenal TNI.
Baca Juga: KSAD: TNI AD akan Buat Telepon Pengaduan untuk Seleksi Penerimaan Prajurit
Kemudian untuk puncak HUT ke-80 TNI pada tanggal 5 Oktober 2025 nanti, rencananya akan dipusatkan di kawasan Monas, Jakarta. Dari TNI Angkatan Darat, akan menurunkan ribuan prajurit yang bergabung dalam pasukan upacara, defile pasukan, maupun defile alutsista.
Alutsista yang akan ditampilkan juga beragam, mulai dari kendaraan tempur berat seperti Tank Leopard, Tank Harimau, dan Marder, sampai artileri dan roket seperti MLRS Astros dan Meriam Caesar 155 mm. Selain itu ada juga alutsista pertahanan udara seperti Mistral Atlas dan Radar CM 200, serta kendaraan taktis seperti Anoa, Maung, Bushmaster, dan ATAV. TNI AD juga akan menurunkan helikopter dari Puspenerbad, baik jenis Apache, Bell 412, Fennec, maupun Mi-17. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































