KSAD Apresiasi UMKM Untuk Bangun Ekonomi Prajurit

Malang (IDM) - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja ke wilayah Korem 083/BDJ, Malang, Rabu (2/2). Dudung meninjau kegiatan prajurit beserta Persit yang memajukan UMKM di wilayah tersebut. Dudung berharap, UMKM ini selain untuk meningkatkan dan membangun perekonomian keluarga prajurit, lebih dari itu harus dapat juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

“Dengan demikian akan terasa kehadiran prajurit di tengah-tengah masyarakat,” kata Dudung.
UMKM berbasiskan ekonomi kreatif ini merupakan inovasi dalam menggerakkan perekonomian yang dilakukan oleh para Babinsa jajaran Korem 083/BDJ berupa pembuatan pupuk organik, Kopi Babinsa, olahan bawang merah bekerja sama dengan kelompok tani, pengembangan pertanian organik hingga kiprah Babinsa sebagai motivator dengan membentuk dan membina warga binaan penyandang disabilitas sehingga memiliki kesetaraan dengan anak anak lain.

Kegiatan ekonomi kreatif juga dilakukan oleh ibu-ibu Persit jajaran Korem 083/BDJ di antaranya berbagai olahan makanan ringan khas daerah, kerajinan tas dari plastik bekas dan pernak pernik perlengkapan rumah tangga. Kreativitas dari anggota persit ini dapat dijadikan contoh oleh keluarga prajurit lainnya dalam meningkatkan perekonomian keluarga prajurit. (nhn)
Hankam

Tindaklanjuti Instruksi Presiden, TNI Kembali Kerahkan Tim Penyuluh Karhutla ke Sumatra dan Kalimantan
TNI mengerahkan 289 personel Seskoad ke Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan untuk memperkuat edukasi preventif dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































