Kronologi Tim Kopaska Gagalkan Penyelundupan Miras asal Malaysia di Sebatik

Jakarta, IDM - Satgas TNI AL yang tergabung dalam Operasi Gabungan Karang Baruna-23 berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan minuman keras (miras) ilegal dari Malaysia dengan menggunakan speedboat, di Perairan Sebatik-Nunukan, Rabu (1/3).
Mengutip dari keterangan Dispenal, Kamis (2/3), kjadian bermula ketika tim Kopaska TNI AL tengah patrol rutin di perairan wilayah Nunukan, Sebatik dan sekitarnya sejak Selasa (28/2). Pada Rabu (1/3) sekitar pukul 00.00 WITA, tim ini melihat sebuah speedboat yang mencurigakan melaju dengan kecepatan tinggi dari Bambangan Sebatik menuju Nunukan.
Karena curiga, tim segera mengejar serta berupaya menghentikan speedboat, namun speedboat tersebut justru menambah kecepatannya. Ketika hampir terkejar, tiba-tiba speedboat tersebut memutar balik arah menuju Bambangan dan merapat di Pelabuhan Bambangan.

Tim segera mengarahkan perahu ke arah speedboat yang dicurigai tersebut. Namun, ternyata penyelundup melarikan diri ke darat dengan meninggalkan speedboat beserta barang bawaannya. Keduanya segera melaksanakan pemeriksaan terhadap speedboat dan menemukan barang muatan miras merk Labour dan Black Jack.
Setelah memeriksa, mendata dan melaporkan kejadian kepada atasan, sekitar pukul 04.15 WITA, tim selanjutnya menghubungi Bea Cukai Nunukan untuk menyerahkan barang bukti yang didapat dan menarik speedboat milik penyelundup menuju Pelabuhan Tunon Taka.
Baca Juga: Prajurit Marinir dan Kopaska Dipersenjatai Nano ‘Bug’ Drone
Setibanya di pelabuhan, tim membongkar barang bukti yang didapat berupa miras Black Jack sebanyak 264 botol (259 botol utuh dan lima botol pecah) dan Labour sebanyak 24 botol. Barang bukti dibawa ke Bea Cukai Nunukan untuk dilaksanakan serah terima. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































