Kronologi Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan 71 Ribu Benih Lobster Tujuan Singapura

Jakarta, IDM - Pangkalan udara TNI AL (Lanudal) Juanda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster dari Surabaya menuju Singapura, Rabu (19/7).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (20/7), kronologi kejadian berawal ketika RL dan N tiba di terminal 2 keberangkatan dengan penerbangan Batik Air rute Surabaya-Singapura yang hendak melaksanakan pemeriksaan barang.
Kemudian, Satgaspam Juanda dan Avsec Angkasa Pura (AP) I melihat ada kecurigaan terhadap dua koper yang dibawa kedua penumpang tersebut.
Baca Juga: Panglima Yudo Mutasi 26 Pati TNI AL, Pangkoarmada I Laksda Erwin Jadi Pangkogabwilhan I
Setelah diadakan penggeledahan, kedua koper tersebut berisi Benih Bening Lobster. Koper pertama berwarna merah dengan jumlah 50 bungkus dan koper kedua berwarna silver dengan jumlah 23 bungkus.

Selanjutnya, penumpang beserta koper melaksanakan pemeriksaan lanjut di Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya.
Danlanudal Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo, menyampaikan setelah pemeriksaan dan penghitungan barang, ditemukan sebanyak 71.226 ekor, dengan rincian 56.790 ekor jenis pasir dan 14.436 ekor jenis mutiara dengan kerugian negara seharga 8,9 Miliar Rupiah.
Baca Juga: KSAD Hadir di Kirab Kebangsaan Merah Putih dan Resmikan Tugu Perjuangan Pekalongan
"Saya tegaskan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran hukum di area Bandara Internasional Juanda, karena kami telah bekerja sama dengan instansi terkait untuk menindak secara tegas para pelanggar hukum," tegas Heru.
Rencananya, barang bukti benih bening lobster dari hasil penggagalan penyelundupan ini akan dilepaskan kembali ke perairan Laut Bangkalan Madura. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































