Kronologi Lanal Maumere Evakuasi Kapal Mati Mesin di Perairan NTT

Jakarta, IDM - Pangkalan TNI AL (Lanal) Maumere berhasil mengevakuasi kapal mati mesin beserta para penumpang di Perairan Pemana, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/4).
Dikutip dari akun Facebook Lanal Maumere, Rabu (19/4), bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Polisi Perairan (Polair) Maumere, tim gabungan mengevakuasi 12 orang nelayan dengan kondisi selamat.
Baca Juga: Alih Tugas Pamen, Komandan Lanud SMH Pimpin Sertijab Dansatpom
Kronologinya, Komandan Lanal (Danlanal) Maumere Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan dihubungi oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel terkait peristiwa tersebut. Ady pun langsung menurunkan prajuritnya untuk mengerahkan alat apung berupa sea rider.

Selain itu, Lanal Maumere juga memperkuat pertolongan dengan menambah kapal rescue 212 Maumere beserta prajurit untuk segera mencari serta membantu evakuasi dan para penumpang.
Baca Juga: Danlanal Lampung Laksanakan Patroli Laut dan Pulau Tempat Wisata
Seluruh penumpang pada kapal tersebut berhasil dievakuasi ke Pulau Pemana. Kemudian, kapal yang mengalami mati mesin ditarik oleh kapal penarik yang dikawal sea rider dan kapal rescue milik Lanal Maumere menuju dermaga Pulau Pemana. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































