Kronologi Kontak Tembak KKB dan TNI yang Tewaskan 1 Prajurit dan 2 Luka-luka

Jakarta, IDM - Kontak Tembak kembali terjadi antara prajurit TNI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kilometer 4 Jalan Paradiso Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (1/3).
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryawan, melalui keterangan tertulis, Rabu, mengatakan kronologinya berawal dari tiga personel Kodim 1705/Yahukimo yang diserang tiba-tiba akibatnya satu prajurit TNI gugur dan dua lainnya mengalami luka tembak.
Baca Juga: Prabowo Boyong Industri Pertahanan Lokal untuk Unjuk Gigi di IDEX UEA
"Akibat penyerangan dan penembakan oleh KKB tersebut, mengakibatkan satu orang prajurit Pratu LW Gugur, dua orang Prajurit Pratu NS dan Sertu RS mengalami luka tembak," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryawan.
Menurut dia, kontak senjata sempat terjadi di sekitar lokasi kejadian.
"Sampai dengan pukul 16.20 WIT, gerombolan KKB masih melakukan penembakan sehingga terjadi kontak tembak," kata Herman.
Baca Juga: Prajurit Marinir dan Kopaska Dipersenjatai Nano ‘Bug’ Drone
Untuk dua korban yang mengalami luka tembak, Herman memastikan mereka saat ini sudah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat dan menjalani perawatan medis.
"Saat ini dalam kondisi sadar di RSUD Yahukimo," katanya.
Namun Herman belum bisa memastikan KKB yang melakukan aksi tersebut berasal dari kelompok mana. Hingga kini situasi di Dekai masih belum kondusif. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































