HANKAM

KRI Teluk Youtefa Angkut Hunian Sementara untuk Korban Erupsi Lewotobi

KRI Teluk Youtefa-522
KRI Teluk Youtefa-522 mengangkut bantuan logistik untuk masyarakat korban erupsi Lewotobi. Kapal ini melaukan embarkasi material dari Surabaya dan berlayar menuju Flores Timur, Senin (30/12). (Foto: Dok..TNI AL)

Jakarta, IDM – KRI Teluk Youtefa-522 mengangkut bantuan untuk masyarakat yang menjadi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Kapal jenis pengangkut tank (LST) ini melakukan embarkasi material di Surabaya, Senin (30/12).

Komandan KRI Teluk Youtefa Letkol Laut (P) Tri Hidayat, menjelaskan bantuan kemanusiaan tersebut merupakan kerja sama yang dilakukan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) II dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga: Tahun 2025 TNI AD Fokus Bangun Fasilitas Kesatuan dan Alustsista

"KRI Teluk Youtefa mendukung pergeseran material hunian sementara bagi masyarakat terdampak erupsi Lewotobi," jelasnya, dikutip dari laman TNI AL, Selasa (31/12).

Selain itu, lanjutnya, KRI Teluk Youtefa juga membawa bantuan logistik yang meliputi board (14.100 lembar), hollow dan kancal C (28.200 batang dan 27.900 batang), pipa dan aksesoris (3.445) batang, kloset jongkok (1.160 pieces) serta kebutuhan bahan pokok.

"Berbagai bantuan logistik yang diangkut menggunakan KRI Teluk Youtefa iniakan dikirim ke wilayah Flores Timur, NTT, yang selanjutnya diserahkan ke posko induk penanggulangan bencana BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)" ujar Tri.

Baca Juga: KSAD Pimpin Sertijab 8 Jabatan Strategis di TNI AD, Ini Daftarnya

Kegiatan ini merupakan salah satu tugas  Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI, yakni membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.

"Hal ini melekat dalam kehidupan insan prajurit Jalasena Samudra. Selalu sigap dan ikhlas dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesusahan serta kesulitan di manapun berada dan bertugas," tuturnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.