KRI Teluk Hading-538 Terbakar di Selayar, 119 Personel Berhasil Dievakuasi

Jakarta, IDM - Sebanyak 119 personel dikabarkan selamat dari peristiwa terbakarnya KRI Teluk Hading-538 di perairan timur Kepulauan Selayar.
"Sementara ini, anak buah kapal berhasil dievakuasi di tug boat. Alhamdulillah dikabarkan dalam keadaan selamat," ujar Kadispen Kolinlamil Kolonel Laut (P) Yunianto saat dihubungi Indonesia Defense Magazine, Sabtu (3/6).
Baca Juga: Pangdam XIV/Hasanuddin Bertemu Nuraini Si Gadis Kuat Pemanggul Semen yang Viral
Yunianto menjelaskan, kejadian terbakarnya KRI Teluk Hading-538 tercatat pukul 12.50 WITA. Kapal perang tersebut sedang dalam misi angkut kelautan militer untuk personel dan materil Satgas Pamtas TNI Indonesia-Papua Nugini.
"Kebakaran di sekitar perairan kurang lebih 11 mil laut, sebelah timur Kepulauan Selayar, atau di Selat Selayar," jelasnya. Namun, Yunianto belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut soal kronologi terbakarnya kapal perang tersebut. Saat ini, pihaknya masih mendata informasi di lapangan.
Baca Juga: Alih Kepemimpinan, Pangkoopsud II Pimpin Sertijab Komandan Lanud Sultan Hasanuddin
Sebelumnya, Detik melaporkan KRI Teluk Hading-538 terbakar di antara Perairan Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan.
"Laporan masuk ke kami jam 2 lewat sekitar 5 menit, 14.45 WITA," ungkap salah seorang narasumber dalam laporan tersebut, Komandan Pos Basarnas Selayar Andi Raswan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































