KRI Sultan Iskandar Muda Jadi Sorotan Komandan MTF di Laut Mediterania

Jakarta, IDM – KRI Sultan Iskandar Muda-367 menjadi sorotan Komandan Maritime Task Force (MTF) Laksamana Muda Stephan Plath saat mengunjungi kapal tersebut yang sedang bertugas di Laut Mediterania, Senin (11/8).
Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah mengungkapkan, kunjungan Plath merupakan yang pertama kalinya sejak resmi menjabat sebagai komandan MTF, pada 22 Juli.
"Poin utama kunjungan komandan MTF dalah melihat lebih dekat unsur-unsur yang tergabung di bawah komandonya," ungkapnya, dikutip dari laman TNI AL, Rabu (13/8).
Baca Juga: Perwira TNI AU Soroti Pentingnya Sinergi Teknologi Satelit di ASEAN-Australia MARSEC
Annurullah menjelaskan, Plath juga menerima paparan tentang kemampuan tempur KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan helikopter HS-1306 dengan sejumlah capaian sejak bergabung sebagai satuan tugas (satgas) MTF UNIFIL, awal Januari ini.
"Termasuk memaparkan pengalaman operasi KRI Sultan Iskandae Muda-367 yang berperan penting bagi UNIFIL di fase awal perang 12 hari antara Iran dan Israel," jelasnya.
Plath, kata Annurullah, juga mengunjungi pos-pos penting di kapal, seperti ruang kontrol mesin, anjungan dan pusat informasi tempur (PIT). Selama tur, Plath menyampaikan apresiasinya terhadap KRI Sultan Iskandar Muda-367.
Baca Juga: TNI AD Butuh Drone dan Motor Tahan Medan untuk Papua
"Komandan MTF kagum dengan kebersihan kapal yang mencerminkan kedisiplinan prajurit, hingga pemeliharaan dan perawatan kapal di tengah tantangan logistik di daerah operasi. Ia menyampaikan, kapal ini tidak hanya menjadi teladan bagi armada RI , tapi juga untuk MTF UNIFIL," kata Annurullah.
KRI Sultan Iskandar Muda-367 membawa 120 prajurit TNI AL, meliputi 105 awak kapal dan membawa 15 personel pendukung yang terdiri dari pilot, teknisi mesin dan kru pesawat serta perwira kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan hingga melibatkan personel dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan penyelam.
Per Januari 2025, kapal tersebut resmi menggantikan KRI Diponegoro-365 dari unsur Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O Unifil yang telah mencapai akhir penugasan, setelah 14 bulan menjadi pasukan penjaga perdamaian di Lebanon, sejak awal 2024 lalu. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































