KRI Sultan Iskandar Muda-367 Latihan Evakuasi Medis dengan Angkatan Udara Lebanon di Laut Mediterania

Jakarta, IDM – KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang merupakan unsur Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL dipercaya untuk menggelar latihan winch dan medical evacuation (medevac) bersama Angkatan Udara Lebanon atau LAF Air Force di area operasi maritim (AMO) Perairan Mediterania, Lebanon, Selasa (23/12) lalu.
Dalam latihan tersebut, helikopter Bell AB 212 dari 5th Squadron LAF Air Force dengan call sign "Phoenix" dan KRI SIM-367 bermanuver di helideck KRI SIM-367 untuk melakukan latihan winch maupun medevac.
Baca Juga: TNI Bangun Huntara untuk Pengungsi Aceh, Target Selesai Februari 2026
Mengutip siaran pers Pusat Penerangan TNI, Jumat (26/12), helikopter menjalankan skenario pengiriman logistik maupun evakuasi medis melalui jalur udara. Cara ini digunakan sebagai metode operasi di tengah laut tanpa harus mendarat, dengan memanfaatkan peralatan hoist yang dimiliki helikopter.
Sementara itu, Heli AS 565 MBe Panther HS-1306 dengan callsign "Garuda" yang diawaki Captain Pilot Kapten Laut (P) Ardy A. Paath dan Copilot Kapten Laut (P/W) Andi Q. Wetuffahati turut berperan dalam misi intelligence, surveillance, and reconnaissance (ISR) serta dokumentasi (photex).
Komandan KRI SIM-367 sekaligus Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Letkol Laut (P) Anugerah Annarullah menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari mandat resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diemban oleh unsur-unsur MTF UNIFIL, yaitu memberikan pelatihan kepada prajurit LAF.
Baca Juga: TNI AD Bubarkan Aksi Pengibaran Bendera GAM di Aceh dan Amankan Senjata Api
“Selain itu, kegiatan ini juga merupakan sarana penguatan hubungan bilateral antara TNI AL dan LAF yang telah terjalin erat sejak misi pertama pada tahun 2009,” kata Anugerah.
Puspen TNI menyatakan, penunjukan KRI SIM-367 dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap profesionalisme TNI dalam melaksanakan tugas misi internasional. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































