HANKAM

Komandan KRI Singa-651 dan KRI Golok-688 Berganti, Ini Sosoknya

Komandan KRI Singa-651 dan KRI Golok-688.
Serah terima jabatan Komandan KRI Singa-651 dan KRI Golok-688, Surabaya, Jumat (16/5). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Dua unsur kapal perang dari Satuan Kapal Cepat Koarmada II, yakni KRI Singa-651 dan KRI Golok-688 berganti komandan baru, Surabaya, Jumat (16/5).

Pergantian jabatan tersebut dipimpin oleh Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmada II Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan.

Baca Juga: Penerbang TNI AL Latihan Kemampuan Terbang Malam Kondisi Minim Cahaya

Adapun serah terima jabatan Komandan KRI Singa-651 dari Letkol Laut (P) Agus Sutiari diserahkan kepada Letkol Laut (P) Leonardus Deddy. Sementara Komandan KRI Golok-688 dari Letkol Laut (P) Tunang Arimbob diserahkan kepada Letkol Laut (P) Nanang Khunaifi.

"Serah terima jabatan komandan KRI merupakan wujud kepercayaan dan penghormatan dari pemimpin TNI AL yang diberikan kepada pejabat yang bersangkutan serta tuntutan dari suatu organisasi yang dinamis, agar tercipta suasana dan semangat baru di lingkungan organisasi," kata Iwan, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Minggu (18/5).

Komandan KRI Singa-651 dan KRI Golok-688.
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Lebih lanjut, Iwan mengatakan komandan KRI mempunyai tugas membantu komandan satuan dalam merumuskan dan mengembangkan kebijakan di bidang dalam pembinaan dan tugas di lapangan untuk menjamin kesiapan personel dan unsurnyanserta mengevaluasi taktik dan metode peperangan laut.

"Komandan KRI harus mampu menyelenggarakan fungsi-fungsinya menentukan prioritas sasaran, sehingga dapat dicapai efisiensi dan efektivitas yang tinggi dengan resiko sekecil mungkin," tegasnya.

Baca Juga: Puluhan Siswa Taifib “Lompat” ke Laut dari KRI Tombak-629

Ia pun memerintahkan kepada perwira, bintara, dan tamtaman KRI Singa-651 dan KRI Golok-688, agar tetap memberikan dukungan sepenuhnya kepada komandan yang baru dengan disiplin, dedikasi, kerja keras serta loyalitas yang tinggi.

"Sehingga tugas dan tanggung-jawab yang diemban dapat terlaksana dengan baik dan dapat diandalkan," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.