HANKAM

KRI Semarang Angkat Jangkar, Susul Misi Laut KRI Bima Suci

KRI Semarang-594
KRI Semarang-594 berangkat dari Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/8) untuk misi pelayaran Kartika Jala Krida 2025. (Foto: Dok. Koarmada I)

Jakarta, IDM – Setelah KRI Bima Suci lebih dulu berlayar membawa misi diplomasi dan latihan taruna, kini giliran KRI Semarang-594 yang resmi bertolak dari Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/8).

Keberangkatan kapal yang dikomandani Letkol Laut (P) Agus Yunianto ini ditandai pelepasan tali tambat oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda Fauzi.

Baca Juga: Glenny Kairupan, dari Medan Tempur ke Jenderal Kehormatan

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Nova Kusumawan, mengatakan KRI Semarang-594 mengemban dua agenda sekaligus, yakni satgas pelayaran muhibah diplomasi duta bangsa dan latihan praktik Kartika Jala Krida (KJK) 2025.

"Latihan ini diikuti taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-73 beserta perwira pendamping yang akan onboard dari Surabaya," ujar Yoni dalam keterangannya, dikutip Selasa (12/8).

Adapun KRI Semarang bakal menempuh jarak pelayaran sejauh 3.360 mil laut dengan rute Jakarta–Surabaya (Jawa Timur)–Lombok (Nusa Tenggara Barat)–Bitung (Sulawesi Utara)–Brunei Darussalam.

Baca Juga: Ibu Wahadu, Pembuat Sapu Lidi yang Rumahnya Direhab TNI lewat Progam TMMD

"Selama kurang lebih 31 hari, para taruna akan mempraktikkan semua pelajaran yang telah diperoleh di kampus Bumimoro dalam kondisi nyata di laut," jelasnya.

Selain menjadi ajang penerapan keterampilan, pelayaran Kartika Jala Krida 2025 juga membentuk karakter prajurit matra laut dan mental kejuangan para taruna sebagai calon perwira TNI AL yang bermoral, disiplin, profesional, dan bertanggung jawab. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.