HANKAM

KRI Mandau-621 dan Pesawat TNI AU Latihan Taktis di Blok Ambalat

KRI Mandau-621
Latihan kerja sama taktis antara kapal perang TNI AL dan pesawat TNI AU di perairan Blok Ambalat, Rabu (15/10). (Foto: Dok. Koarmada II

Jakarta, IDM – Suasana perairan Blok Ambalat, perbatasan Indonesia–Malaysia, menjadi lebih dinamis pekan ini. TNI AL menggelar latihan kerja sama taktis, Rabu (15/10) bersama TNI AU di kawasan strategis utara Kalimantan.

KRI Mandau-621 dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II bertindak sebagai salah satu unsur utama, didampingi KRI Tongkol-813 dari Satuan Kapal Patroli Kodaeral VII Kupang. Dari unsur udara, pesawat Boeing 737-200 TNI AU Skadron 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar ikut mengambil bagian.

Baca Juga: Bakamla Tangkap Kapal Terduga Perompak Batu Bara, Tim VBSS Sempat Lepaskan Tembakan

"Latihan ini masuk dalam rangkaian operasi pengamanan laut 2025, yang dilaksanakan di perairan Tarakan hingga Karang Unarang," ungkap Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar, dalam keterangannya, dikutip Kamis (16/10).

Sejumlah skenario dilakukan, mulai dari pemeriksaan kesiapan komunikasi antarsatuan (communication check), latihan penyambungan formasi udara–laut (air joining procedure), hingga patroli gabungan di jalur perbatasan Indonesia–Malaysia.

KRI Mandau-621
(Foto: Dok. Koarmada II

"Seluruh kegiatan ini menguji kesiapan komunikasi, koordinasi lintas matra, serta meningkatkan kemampuan interopabilitas antara unsur TNI AL dan TNI AU dalam operasi bersama di wilayah perbatasan," ujar Antonius.

Baca Juga: Strategi Lintas Matra, Koarmada RI Bahas Penguatan Pertahanan Pantai hingga Puskodal

Dua hari sebelum latihan lintas matra ini, KRI Mandau-621 juga terlibat dalam latihan taktis bersama KRI Keris-624 dan KRI Hiu-634 di perairan Blok Ambalat, Senin (13/10).

Latihan tersebut difokuskan pada pendekatan pengisian logistik di laut atau manuver replenishment at sea approach (RAS Approach), komunikasi visual menggunakan isyarat cahaya (flash exercise), bendera (flag hoist), dan isyarat tangan (semaphore). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.