HANKAM

KRI dr. Soeharso-990 Hingga Saat Ini Masih Menyuplai Oksigen Masyarakat Semarang

KRI dr. Soeharso-990 Hingga Saat Ini Masih Menyuplai Oksigen Masyarakat Semarang
KRI dr. Soeharso-990 Hingga Saat Ini Masih Menyuplai Oksigen Masyarakat Semarang

Jakarta, IDM - Kapal Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI dr. Soeharso-990 jajaran Satuan Kapal Bantu Koarmada II hingga saat ini masih menyuplai dan melayani permintaan oxygen dari rumah sakit-rumah sakit yang ada di wilayah Semarang dan sekitarnya. Sudah sekitar 440.000 liter oxygen yang didistribusikan ke masyarakat sejak kapal ini sandar pada tanggal 28 Juli 2021.

Pada hari ini saja, kapal ini sudah melayani pengisian oksigen 3 rumah sakit terbesar yang ada di Semarang yakni, RSU William Booth sebanyak 10 tabung ukuran 6 M³. RSI Sultan Agung sebanyak 9 tabung dan RS Permata Medika sebanyak 20 tabung dengan ukuran 6 M³.

KRI dr. Soeharso-990 yang dikomandani Letkol laut (P) Choirul Arif, khusus didatangkan ke Semarang dalam rangka membantu mengatasi kelangkaan oxygen di wilayah Semarang dan sekitarnya. Sebelumnya kapal ini juga menyuplai persedian oxygen di wilayah Surabaya. Kapal rumah Sakit ini mampu menyuplai oxygen karena memiliki generator yang mampu memproduksi oksigen sendiri.

  • Photo. Dok: Dispen AL

Kedatangan KRI Soeharso merupakan tindak lanjut perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang memerintah seluruh jajaran TNI AL seluruh Indonesia membantu pemerintah mengatasai pandemi Covid-19 dengan mengerahkan sumder daya yang dimiliki termasuk di Alutsista Kapal Perang.

TNI AL dalam membantu pemerintah menanggulangi Covid-19 tidak hanya melaksanakan serbuan vaksinasi secara massal kepada masyarakat dan menyiapkan pasokan oxygen bagi yang terkena Covid-19 tetapi juga meyiapkan dapur lapangan bagi yang isoman di beberapa tempat strategis bekerja sama dengan instansi pemerintah lain dan masyarakat. (Wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.