KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Akan Tempuh Pelayaran 3 Hari Menuju Jakarta

Jakarta, IDM - KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 melanjutkan pelayaran ke tujuan akhir, yakni menuju dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) pascabekal ulang di Batam, Selasa (12/3).
Dikutip dari keterangan Dispenal, pelepasan keberangkatan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL tersebut dihadiri oleh Asops Danlantamal IV Batam Kolonel Laut (P) Khalimul Khakim beserta para staf.
Baca Juga: Kembangkan Kognitif Anak, Pusat Psikologi TNI Gelar Bakti Sosial di Serang
Satgas Port Visit Mesir 2024 yang membawa sebanyak 214 personel ini telah melaksanakan lintas laut selama 14 hari dari dermaga Jeddah, Arab Saudi. KRI Radjiman diperkirakan akan menempuh pelayaran selama tiga hari ke depan dan akan tiba di dermaga Kolinlamil pada Jumat (15/3).

Sebelumnya, KRI Radjiman berangkat menuju Mesir dari Jakarta pada Kamis (18/1). Kapal ini tiba di Pelabuhan El Arish, Mesir, pada Selasa (13/2) dengan mengangkut 242 ton bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Gaza.
Baca Juga: Ratusan Siswa Ikuti Pendidikan Setukba TNI AU A-44 di Skadron Pendidikan 402
Bantuan terdiri dari popok (532 karung), pakaian anak-anak (600 karung), pakaian dewasa (700 karung dan 500 boks), susu (800 kardus), biskuit (650 dus), air mineral galon (1.254 galon), air mineral kardus (1.700 kardus), obat-obatan (460 kardus), selimut (450 karung), jaket (450 karung), dan mie instan (470 kardus). (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































