HANKAM

KRI Diponegoro Bersama 4 Negara Latih Kemampuan Berkala di Laut Mediterania

KRI Diponegoro
KRI Diponegoro-365 bersama empat unsur kapal perang negara MTF melaksanakan latihan di Laut Mediterania, Rabu (10/7). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – KRI Diponegoro-365 bersama 4 kapal perang negara yang tergabung dalam pasukan perdamaian Maritime Task Force (MTF) di Lebanon, mengikuti latihan kemampuan dan kesiapan secara berkala (Periodic Capability and Readiness) di Laut Mediterania, Rabu (10/7).

Adapun keempat negara tersebut terdiri dari FGS Ludwig F-264 (Jerman), BNS Sangram F-113 (Bangladesh), TCG Bandirma F-502 (Turki), dan HS Aegean F-460 (Yunani) serta 2 unsur udara, yakni helikopter Panther HS 1305 (Indonesia) dan helikopter Bell 212 (Lebanon).

Baca Juga: Mengenal Batalyon Armed Rencong Sakti dan Kilap Sumagan di Wilayah Sumatera

Beberapa serial latihan yang dilaksanakan meliputi manuver lanjutan (advance maneuvering), photoex, lalu memindahkan logistik, munisi, ataupun mengisi bahan bakar dari satu kapal ke kapal lainnya saat kapal berlayar di tengah laut (replenishment at sea), dan pendaratan helikopter antarkapal (cross deck helo ops).

KRI Diponegoro
(Foto: Dok. Dispenal)

"Latihan Periodic Capability and Readiness ini bertujuan mempererat hubungan antarunsur MTF 448 UNIFIL dalam suatu gugus tugas multinasional," ujar Komandan KRI Diponegoro Letkol Laut (P) Wirastyo, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (11/7).

Baca Juga: KRI RE Martadinata Adu Manuver dengan 40 Kapal Perang di Samudra Pasifik

Pada latihan ini, kata Wirastyo, Satgas MTF TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-O UNIFIL mendapatkan kunjungan kehormatan dari Komandan MTF Laksamana Muda Dirk Gaertner, dalam rangka meninjau dan memimpin langsung pelaksanaan Periodic Capability and Readiness.

Kemudian, pada saat kelima kapal perang dalam formasi "Foxtrot", dilaksanakan farewell salute kepada Gaertner yang telah selesai masa tugas di UNIFIL selama 2 tahun serta diakhiri sambutan perpisahan farewell speech dari jenderal bintang dua berkebangsaan Jerman tersebut kepada seluruh prajurit MTF di Lebanon. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.