KRI Diponegoro-365 Bersandar di Oman, Lakukan Courtesy Call dan Isi Ulang Bekal

Jakarta, IDM – Komandan KRI Diponegoro-365, Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu melakukan kunjungan kehormatan (courtesy call) ke Angkatan Laut Kerajaan Oman atau Royal Navy of Oman di Salalah pada Rabu (29/1).
Mengutip pmpp-tni.mil.id pada Sabtu (1/2), kunjungan tersebut dilakukan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL di tengah perjalanannya menuju Tanah Air, setelah melakukan tugas menjaga perdamaian di Lebanon selama setahun.
Baca Juga: Pilpres-Pilkada 2024 Berjalan Aman, Panglima Agus Apresiasi Jajaran TNI
Wirastyo menjelaskan pertemuannya dengan Salalah Naval Unit Commander, Captain (N) Ali Al-Khaidi diisi dengan sharing informasi serta teknis persinggahan pasukan Indonesia di Oman.
"(Kunjungan kehormatan juga dilakukan) dalam rangka melaksanakan bekal ulang logistik cair dan refreshing bagi seluruh prajurit," tulis keterangan tersebut.
Baca Juga: Ratusan Siswa Kursus Para Dasar A-202 Berhasil Lakukan Penerjunan Perdana
Wirastyo menyampaikan kunjungan ini juga digelar untuk meningkatkan dan memperkuat hubungan antar kedua Angkatan Laut.
Adapun setelah bersandar di Oman, KRI Diponegoro-365 akan melanjutkan perjalanan ke etape selanjutnya, yakni menuju Sri Lanka, kemudian memasuki perairan Indonesia menuju Batam dan berlanjut ke Jakarta hingga berakhir di Surabaya. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































