KRI Bung Tomo Tiba di Malaysia, Awali Partisipasi Latihan Multilateral Angkatan Laut Asean

Jakarta, IDM – KRI Bung Tomo-357 tiba di Penang, Malaysia, Jumat (15/8) pascaberlayar sehari dari Surabaya, Jawa Timur. Kedatangan kapal perang TNI AL ini menandai dimulainya partisipasi dalam Asean Multilateral Naval Exercise (Amnex) 2025.
KRI Bung Tomo disambut Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Penang Wanton Saragih, Atase Laut Kedutaan Besar RI (KBRI) Malaysia Kolonel (Mar) Kusno Eko Haryanto, pejabat Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM), serta perwakilan KJRI Penang.
Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Dedi Gunawan Widyatmoko, mengatakan selama di Penang para prajuritnya akan mengikuti rangkaian kegiatan Amnex 2025.
Baca Juga: JAT Siapkan Manuver Udara Spesial dengan Delapan Pesawat KT-1B Woong Bee di HUT ke-80 RI
"Prajurit TNI AL akan mengikuti berbagai agenda, seperti parade kota angkatan laut negara-negara Asean, konferensi angkatan laut untuk bidang teknik, pameran inovasi, dan Asean fleet review," kata Dedi, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Sabtu (16/8).
Keterlibatan KRI Bung Tomo-357 di Amnex 2025 menjadi ajang unjuk kesiapan tempur sekaligus diplomasi maritim Indonesia di kancah regional. Melalui latihan ini, TNI AL berharap dapat memperkuat sinergi dan membangun interoperabilitas dengan armada angkatan laut negara-negara anggota Asean.
Adapun latihan multilateral Amnex mulai digagas pada pertemuan para kepala staf angkatan laut negara anggota ASEAN, pada 2014 silam. Latihan perdananya digelar di Thailand pada 2017, diikuti oleh seluruh angkatan laut anggota Asean, termasuk TNI AL.
Baca Juga: Sjafrie Sjamsoeddin dan Peran Strategis dalam Diplomasi Pertahanan
Edisi kedua latihan bersama tersebut berlangsung di Filipina, pada 2023. Amnex menjadi agenda rutin untuk memperkuat kepercayaan, meningkatkan interoperabilitas, dan menyatukan prosedur operasi dalam menjaga keamanan maritim di kawasan.
Pada tahun ini, Amnex mengangkat tema mempererat persahabatan dan meningkatkan kerja sama angkatan laut negara-negara anggota Asean dalam menghadapi tantangan keamanan maritim. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































